Bernadya sukses menggelar album showcase Semoga Hanya di Mimpi di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (25/7). Menjadi perayaan untuk album keduanya, pertunjukan ini dikemas layaknya sebuah perjalanan emosional yang membawa penonton masuk ke dunia yang dibangun melalui lagu-lagunya.
Showcase dibagi ke dalam dua babak dengan konsep yang berbeda. Babak pertama menjadi momen bagi Bernadya untuk membawakan seluruh lagu dalam album Semoga Hanya di Mimpi secara berurutan, sehingga penonton dapat menikmati album tersebut secara utuh seperti mendengarkannya dari awal hingga akhir.
Memasuki babak kedua, suasana berubah menjadi lebih hangat dan meriah. Bernadya mengajak para penggemar bernostalgia sekaligus bernyanyi bersama lewat deretan lagu yang telah lebih dulu melekat di hati pendengar.
Malam itu juga dipenuhi berbagai kejutan. Mulai dari kemunculan Rendy Pandugo saat membawakan lagu “Tolong Bilang Ini Mimpi”, hingga kolaborasi bersama Tenxi yang mengubah lagu “Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan” menjadi versi hipdut. Aransemen baru tersebut sukses menghidupkan suasana Tennis Indoor Senayan malam tadi.
Mengajak Penonton Menyusuri Dunia MimpiBerbeda dari pertunjukan sebelumnya, showcase kali ini digarap bersama show director Edy Khemod. Bernadya mengatakan seluruh konsep pertunjukan dirancang lebih matang agar penonton tidak hanya menikmati lagu, tetapi juga mengikuti sebuah alur cerita.
"Jauh lebih terkonsep. Ada alurnya, treatment per lagunya juga lebih kita pikirkan," ujar pelantun Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan itu.
Edy Khemod menjelaskan bahwa konsep pertunjukan berangkat dari tema mimpi yang menjadi benang merah album Semoga Hanya di Mimpi. Karena itu, penonton diajak mengikuti perjalanan emosional dari awal hingga akhir pertunjukan.
Konsep tersebut diwujudkan melalui babak pertama yang menghadirkan sepuluh lagu dalam album terbaru secara berurutan. Setiap lagu disusun mengikuti alur yang saling terhubung sehingga menciptakan pengalaman mendengarkan album secara langsung di atas panggung.
Salah satu momen yang paling menyita perhatian terjadi saat Bernadya membawakan Tolong Bilang Ini Mimpi. Di tengah penampilan, Rendy Pandugo tiba-tiba muncul sebagai tamu spesial. Kehadirannya terasa istimewa mengingat selama ini ia dikenal sebagai produser sekaligus penulis di balik sejumlah karya Bernadya.
Kolaborasi tersebut langsung disambut sorak sorai penonton yang memenuhi Tennis Indoor Senayan.Babak Kedua Berubah Menjadi Pesta Sing AlongUsai membawakan seluruh lagu dari album terbaru, suasana konser berubah drastis. Bernadya membuka babak kedua dengan lagu-lagu yang sudah akrab di telinga penggemar, seperti Satu Bulan, Masa Sepi, Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan, hingga Lama-Lama.
Deretan lagu tersebut dibawakan dengan format yang lebih interaktif sehingga para penonton kompak bernyanyi bersama dari awal hingga akhir.
Kejutan lain hadir ketika Bernadya menggandeng Tenxi membawakan “Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan”. Lagu yang selama ini identik dengan nuansa sendu diaransemen ulang menjadi versi hipdut yang langsung mengubah atmosfer konser menjadi lebih meriah.
Reporter Aykaputri Rahmani






Komentar (0)