Heboh! Satpam Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol di Waduk Jatiluhur, Polisi Usut Penyebabnya

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Purwakarta, VIVA – Misteri kematian seorang petugas keamanan (satpam) di kawasan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tengah diusut polisi.

Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi kedua tangannya terborgol ke belakang.

Baca Juga :
Bukan Diminta Sujud, Satpam Bundaran HI Ini Ceritakan Kejadian Sebenarnya hingga Dirinya Bersujud
Polda Jabar Minta Maaf Atas Ulah Tiga Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Peristiwa itu terjadi di kawasan Tanggul Kayat, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur, pada Jumat pagi, 24 Juli 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Penemuan jenazah tersebut sempat menggegerkan warga sekitar.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang petugas keamanan yang kemudian melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Hendra Rochmawan, mengatakan korban diketahui bekerja sebagai satpam. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat dicari rekan-rekannya karena sejak dini hari tidak dapat dihubungi.

Saat ditemukan, kondisi korban menjadi perhatian penyidik lantaran berada dalam posisi telungkup dengan kedua tangan terborgol.

"Kedua tangan korban terborgol ke belakang," kata Hendra kepada wartawan dikutip Minggu, 26 Juli 2026.

Temuan itu langsung ditindaklanjuti polisi dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti, meminta keterangan saksi, serta membawa jenazah ke rumah sakit untuk menjalani autopsi.

Menurut Hendra, hingga kini penyidik Polres Purwakarta masih bekerja mengungkap penyebab pasti kematian korban. Seluruh kemungkinan masih didalami, termasuk melalui pemeriksaan saksi dan analisis rekaman kamera pengawas atau CCTV.

"Penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti, menganalisis rekaman CCTV, serta menunggu hasil autopsi," katanya.

Polda Jawa Barat meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan terkait peristiwa tersebut. Kepolisian menegaskan seluruh proses penyelidikan dilakukan berdasarkan alat bukti dan hasil pemeriksaan ilmiah.

Polisi juga memastikan perkembangan penanganan kasus akan disampaikan kepada publik setelah penyidik memperoleh fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :
Satpam yang Cekcok dengan Sopir Alphard Mengaku Sudah Memaafkan dan Tidak Ada Dendam
Satpam yang Cekcok dengan Oknum Polisi Ungkap Momen Menangis, Takut Dilaporkan hingga Dipecat
Tiga Anggota Polda Jabar yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Bakal Dipatsus-Sidang Etik

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Detik-detik Penahanan Febrie Adriansyah, Tim 9 Kejagung Hujani 30 Pertanyaan
• 23 jam lalu
0
thumb
Bupati Kaur Sebut Infrastruktur Jadi Kunci Pengembangan Sentra Durian dan Sawit di Padang Guci Hulu
• 3 jam lalu
0
thumb
PPI UK Gelar ISIC 2026, Perkuat Kolaborasi Riset Pelajar Indonesia
• 23 jam lalu
0
thumb
Sosok Satpam Waduk Jatiluhur yang Tewas Terborgol, Diduga Sempat Tegur Aksi Vandalisme
• 1 jam lalu
0
thumb
Ini Identitas 11 Wisatawan Asing yang Hilang di Perairan Teluk Tomini
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.