Gunung Anak Krakatau Keluarkan Asap Kawah hingga 100 Meter, Status Siaga

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Dalam periode pengamatan Minggu (26/7/2026) pukul 00.00–06.00 WIB, asap kawah terpantau membumbung hingga 100 meter di atas puncak.

Gunung Anak Krakatau Keluarkan Asap Kawah hingga 100 Meter, Status Siaga (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Anak Krakatau di Lampung Selatan, Lampung, masih menunjukkan aktivitas vulkanik dengan status Level III (Siaga). 

Dalam periode pengamatan Minggu (26/7/2026) pukul 00.00–06.00 WIB, asap kawah terpantau membumbung hingga 100 meter di atas puncak.

Baca Juga:
Bank Diminta Segera Sesuaikan Tingkat Suku Bunga Secara Bertahap

Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang dirilis PVMBG, kondisi cuaca di sekitar gunung terpantau berawan dengan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat dan barat laut. Suhu udara berkisar 28,3–30,4 derajat Celsius dengan kelembaban 73–80 persen.

Secara visual, gunung tampak jelas hingga tertutup kabut 0–III. PVMBG melaporkan adanya hembusan asap dari kawah aktif.

Baca Juga:
Seskab Teddy Ajak Masyarakat Hadiri Berbagai Event Internasional di Indonesia Sepanjang 2026

"Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 10-100 m di atas puncak kawah," demikian dikutip dari laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau, Minggu (26/7/2026).

Dari hasil pemantauan kegempaan, petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau mencatat dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 12–13 milimeter dan durasi 25–30 detik. Selain itu, tremor menerus (microtremor) masih terekam dengan amplitudo 1–20 milimeter, dengan amplitudo dominan 5 milimeter.

Baca Juga:
Iran Sebut Serangan Ukraina terhadap Kapal di Laut Kaspia Tewaskan Seorang Pelaut

Sementara itu, kondisi ombak laut di sekitar Gunung Anak Krakatau dilaporkan dalam keadaan tenang. Hingga saat ini, PVMBG masih mempertahankan status Gunung Anak Krakatau pada Level III (Siaga). Masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki diminta tidak mendekati kawasan gunung demi menghindari potensi bahaya akibat aktivitas vulkanik.

"Masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati G. Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif," kata PVMBG dalam rekomendasinya.

Baca Juga:
Sejumlah Bank Kompak Ubah Asumsi Dasar, Ini Respons OJK

PVMBG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan serta selalu mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang disampaikan melalui Badan Geologi dan Pos Pengamatan Gunung Api.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gudang Mesin Produksi Sendal di Tangerang Terbakar, Pekerja Berhamburan Selamatkan Diri
• 1 jam lalu
0
thumb
Apresiasi Penahanan Febrie Adriansyah, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
• 20 jam lalu
0
thumb
HAN 2026 di Dufan, Menteri PPPA Dorong Berbagai Pihak Terlibat Pemenuhan Hak Anak
• 20 jam lalu
0
thumb
Adopsi Kemendikdasmen, Pos Indonesia Terbitkan Tujuh Perangko Hari Anak Nasional
• 14 jam lalu
0
thumb
Highlight Juragan Jaman Now Season 5
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.