Ringkasan Berita
- Antologi Fest 2026 Kediri akan digelar pada 12 September 2026 di Tirtayasa Park dengan target 6.000 penonton.
- Festival menghadirkan Rebellion Rose, The Jansen, FSTVLST, The Kick, Threesixty, The Cloves and The Tobacco, serta Backside sebagai band tuan rumah.
- No Wacana Creative berharap festival ini menjadi agenda tahunan yang menggerakkan ekonomi kreatif, UMKM, dan komunitas seni di Kota Kediri.
- Penyelenggara memastikan seluruh perizinan, termasuk izin keramaian dari Polda Jawa Timur, telah dikantongi sebelum pelaksanaan acara.
Kediri (beritajatim.com) – Antologi Fest 2026 Kediri siap menjadi salah satu festival musik terbesar yang digelar di Kota Kediri tahun ini. Event perdana yang diinisiasi No Wacana Creative tersebut dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026 di Tirtayasa Park, Kota Kediri, dengan menghadirkan sederet musisi nasional lintas genre punk rock dan alternative.
Sejumlah nama yang dipastikan tampil antara lain Rebellion Rose, The Kick, The Jansen, FSTVLST, Threesixty, The Cloves and The Tobacco, serta band asal Kediri Backside sebagai tuan rumah.
Perwakilan No Wacana Creative, Alan, mengatakan Antologi Fest 2026 Kediri tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga diharapkan mampu menjadi agenda tahunan yang memberikan dampak positif bagi ekonomi kreatif, pelaku UMKM, hingga komunitas seni dan musik di Kota Kediri.
“Kami hadir bukan hanya untuk memberikan hiburan, tapi juga membangun kembali kepercayaan terhadap ekosistem musik Indonesia. Juga harapan kami, Antologi Fest dapat menjadi pengalaman yang aman, tertib, dan berkesan bagi seluruh penonton,” ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Menurut Alan, Kota Kediri dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan perdana karena memiliki perkembangan komunitas kreatif yang cukup pesat dan dinilai siap menjadi tuan rumah festival musik berskala besar.
“Kita lihat skenanya makin berkembang. Kopi-kopian di mana-mana, gaya-gaya skena sudah makin banyak. Jadi kami rasa memang sudah saatnya menambahkan event-event festival di Kota Kediri,” katanya.
Pada edisi perdana ini, Antologi Fest mengusung tema “Merapat, Menguat, dan Menyatu” dengan nuansa musik punk rock. Pemilihan jajaran pengisi acara disesuaikan dengan karakter festival sekaligus mempertimbangkan basis penggemar yang kuat di Kediri dan wilayah eks-Karesidenan Kediri.
“Kita memilih line up ini kembali lagi ke tema kita adalah merapat, menguat, dan menyatu. Guest star yang kami ambil memang sudah memiliki massa yang besar di Kediri, juga besar di wilayah karesidenan seperti Jombang, Blitar, dan Nganjuk. Kami juga sengaja mengundang Backside sebagai tuan rumah karena memiliki genre yang sama dengan Antologi Fest sehingga cocok untuk menyatukan penggemar yang akan hadir nantinya,” jelas Alan.
Penyelenggara menargetkan sekitar 6.000 penonton pada gelaran perdana tersebut. Penjualan tiket dilakukan secara bertahap melalui kategori Early Bird, Presale 1, Presale 2, Normal, hingga On The Spot (OTS).
Alan memastikan seluruh proses perizinan telah diselesaikan jauh sebelum pelaksanaan acara, termasuk izin keramaian dari Kepolisian Daerah Jawa Timur.
“Untuk perizinan kita, dari awal mengeluarkan pengumuman coming soon di media sosial kita juga sudah langsung mengurus surat perizinan. Perizinan sudah keluar dari Polda dan kami sudah memegang surat izin keramaian. Itu menjadi salah satu pembeda, karena sejak awal kami menyiapkan seluruh perizinan agar ke depan tidak ada kendala yang menyebabkan event ini batal,” ungkapnya.
Sementara itu, band lokal Kediri Backside mengaku bangga dipercaya tampil dalam Antologi Fest 2026 Kediri bersama sejumlah band nasional.
“Kami dari Band Backside sangat mengapresiasi dan sangat berterima kasih untuk Antologi Fest 2026. Kami sebagai band lokal merasa terhormat dan senang sekali bisa bermain di Antologi Fest 2026 dengan line up yang begitu keren,” ujar personel Backside, Hilmi.
Ia juga mengapresiasi penyelenggara yang tetap memberikan ruang bagi musisi lokal untuk tampil di panggung besar.
“Tidak banyak promotor atau penyelenggara event yang mau membawa band lokal sebagai opener. Ini juga menjadi tantangan bagi kami sebagai band pembuka yang nantinya tampil bersama band-band besar. Kami berkomitmen untuk tetap berkarya dan terus melatih skill agar tidak malu-maluin kalau disandingkan dengan band-band besar,” pungkasnya.
Dengan menghadirkan musisi nasional, melibatkan band lokal, serta didukung perizinan yang telah rampung, Antologi Fest 2026 Kediri diharapkan menjadi agenda musik tahunan yang mampu memperkuat posisi Kota Kediri sebagai destinasi event kreatif sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. [nm/kun]





Komentar (0)