Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan pertandingan melawan Persija Jakarta bukanlah duel antarpelatih. Menurutnya, fokus utama timnya adalah menghadapi Persija sebagai sebuah kesatuan tim, bukan sosok Shin Tae-yong yang kini menukangi Macan Kemayoran.
“Saya tidak akan bertanding melawan dia (Shin Tae-yong), kami akan bertanding melawan Persija, mereka adalah sebuah tim. Saya berharap keberuntungan baginya, tapi tidak untuk besok,” ujarnya, Sabtu (25/7/2026) di Surabaya.
Bagi Persebaya, pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang mengukur kesiapan tim menjelang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk meraih hasil maksimal. Tavares menegaskan skuad Bajul Ijo akan tampil dengan mentalitas meraih kemenangan, meski tetap menghormati kualitas lawan.
Pelatih asal Portugal itu mengakui Persija memiliki kekuatan yang patut diwaspadai. Selain ditangani Shin Tae-yong yang berpengalaman dan memahami atmosfer sepak bola Indonesia, tim berjuluk Macan Kemayoran juga diperkuat sejumlah pemain berlabel tim nasional.
Meski demikian, Tavares menilai hasil pertandingan tetap ditentukan oleh permainan di lapangan. Ia berharap laga berlangsung sportif dan dipimpin dengan baik sehingga menjadi tontonan yang menarik bagi para pencinta sepak bola.
“Mereka akan bermain dengan 11 pemain, dan kami juga akan mencoba bermain dengan 11 pemain. Saya juga berharap wasit memimpin pertandingan dengan baik agar para pemain bisa menikmati, dan para pendukung juga bisa menikmati pertandingan besok,” tutupnya. (way/kun)





Komentar (0)