Harga HP Galaxy Z Fold8 di Korea Lebih Murah, Bos Samsung Buka Suara

cnbcindonesia.com
17 jam lalu
Cover Berita
Foto: Samsung Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 terbaru di Korea Selatan ternyata jauh lebih murah dibandingkan harga jualnya di pasar global. co-CEO and Head of Device Experience Division Roh Tae-moon buka suara soal hal tersebut.

Harga Z Fold 8 Ultra itu dibanderol mulai dari 2,58 juta won (Rp 31,6 juta) di Korea Selatan. Sementara di Amerika Serikat (AS) harganya US$2.099 (Rp 37,6 juta) dan dijual di Eropa senilai 2.199 euro (Rp 44,8 juta), dengan masing-masing 20,4% dan 44% lebih tinggi.


Tak hanya itu, perbedaan harga lebih besar terjadi untuk Fold 8. Di Korea Selatan sendiri harganya US$1.541 atau Rp 27,6 juta.

Baca: Pengguna iPhone Ganti HP Android, Transfer Data Mudah Pakai Cara Ini

Harga tersebut lebih murah dibandingkan dengan AS mencapai US$1.899 (Rp 34 juta) atau 23,2% lebih tinggi. Bahkan di Eropa harganya mencapai 48% lebih mahal mencapai US$2.280,95 (Rp 40,8 juta).

Roh mengomentari perbedaan harga itu dengan menyebut Korea Selatan sebagai fondasi merek Galaxy. Samsung juga dipastikan akan terus berupaya menawarkan perangkatnya dengan harga paling kompetitif di kampung halamannya itu.

"Dukungan, umpan balik, dan dorongan dari konsumen Korea menjadi fondasi untuk memperkuat daya saing di global merek Galaxy. Sebagai pengakuan pentingnya pasar Korea, kami akan terus berupaya menawarkan perangkat Galaxy dengan harga paling kompetitif di Korea dan mempertahankannya di masa depan," jelas Roh, dikutip dari Korea Times, Sabtu (25/7/2026).

Baca: Penyebab Harga HP Lipat Terbaru Samsung Naik Sampai Rp 5 Juta di RI

Samsung masih menghadapi tekanan biaya karena kenaikan memori yang terjadi sejak awal tahun ini, Roh mengatakan perusahaan telah menyerap sebagian besar kenaikan dengan optimalisasi rantai pasokan dan kolaborasi dengan pemasok komponen.

Namun sebagian dari biaya tambahan terlihat dari kenaikan harga peluncuran perangkat. Roh memastikan Samsung akan bekerja sama dengan mitra untuk meminimalkan dampak dari masalah ini.

"Begitu biaya melebihi kemampuan kami menanggungnya, tidak bisa dihindari sebagian dari kenaikan akan terlihat dalam harga peluncuran," jelas Roh.

"Bahkan dalam kondisi itu, tujuan kami bukan membebankan seluruh bebannya kepada konsumen. Kami akan terus bekerja sama dengan mitra kami agar dapat meninimalkan dampak sekaligus membuat inovasi Galaxy yang bisa diakses sebanyak mungkin pelanggan," ucapnya menambahkan.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Cara Teknologi AI Bantu Perbankan Daerah Lawan Serangan Siber

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Lionel Messi Ternyata Punya Jejak Keturunan Brasil?
• 15 jam lalu
0
thumb
MARBLES Tampil Perdana Bawakan Lagu Baru di Showcase Bernadya
• 5 jam lalu
0
thumb
5 Taman Hidden Gem di Jakarta Timur Cocok untuk Healing hingga Piknik, Suasananya Asri dan Menenangkan
• 4 jam lalu
0
thumb
Tanam 5 Ribu Bibit Pohon Mangrove, Linknet Jaga Wilayah Pesisir Serang
• 19 jam lalu
0
thumb
Polda Jabar Sidang Etik 3 Anggota yang Cekcok dengan Sekuriti Bundaran HI
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.