JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku miris melihat kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang roboh dan belum dibangun kembali selama dua tahun sejak ambruk pada 2024.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi di Jakarta.
Pernyataan itu disampaikan Rano saat memimpin rapat bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membahas pembangunan sekolah yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya @si.rano.
“Saya jujur miris sudah tidak sepantasnya Jakarta punya gedung-gedung (sekolah) seperti ini,” ucap Rano dikutip Sabtu (25/7/2026).
Baca juga: Pramono Tertegun Lima Detik Lihat SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh, Minta Dibangun September 2026
Dalam rapat itu, Rano memaparkan data mengenai kondisi bangunan sekolah negeri di Jakarta.
Dari total 2.014 gedung sekolah negeri, sebanyak 284 gedung tercatat mengalami rusak total.
Menurut dia, angka tersebut menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan Pemprov DKI, terutama terkait penyediaan fasilitas pendidikan yang layak.
“Kalau saya lihat data ini sekolah negeri saja DKI Jakarta ini punya 2.014 gedung sekolah negeri, total 284 gedung yang rusak total,” katanya.
Rano kemudian menyoroti berbagai program pendidikan yang telah dan akan dijalankan Pemprov DKI.
Ia menyebut bantuan pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi siswa, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) untuk mahasiswa, hingga rencana peluncuran program beasiswa LPDP Jakarta tidak akan bermakna apabila masih ada sekolah yang kondisinya memprihatinkan.
Baca juga: SDN Kebayoran Lama 09 Roboh 2 Tahun, Tamparan Keras untuk Pramono
Baginya, pemerintah tidak cukup hanya membantu biaya pendidikan, tetapi juga harus memastikan peserta didik belajar di ruang kelas yang aman dan layak.
“Tidak ada gunanya kita punya segala macam. Flyover gunanya apa kalau sekolah seperti ini, kita keluarkan KJP, kita keluarkan KJMU besok Pak Gubernur akan (keluarkan) LPDP sementara sekolah masih seperti ini apa muka kita,” ucap Rano.
Dalam kesempatan itu, Rano juga menyinggung rencana Pemprov DKI Jakarta menerbitkan obligasi daerah senilai Rp3,5 triliun.
Ia meminta agar sebagian dana tersebut diprioritaskan untuk memperbaiki gedung-gedung sekolah yang rusak.
“Jadi saya minta barangkali ini harus masuk ke dalam skala prioritas. Walaupun mungkin, menyicil. Mudah-mudahan kalau memang besok kita yang namanya obligasi masuk juga pendidikan menjadi prioritas,” ucap Rano.
Baca juga: SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh 2 Tahun, Pramono: Menampar Muka Saya
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta memastikan pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 akan dimulai pada September 2026.
Sekolah yang roboh sejak 2024 itu membutuhkan 10 bulan pengerjaan, itu berarti bangunan ditargetkan rampung pada Juli 2027.
Rencana pembangunan tersebut disampaikan setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung kondisi sekolah tersebut pada Jumat (24/7/2026).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang





Komentar (0)