REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Lukisan karya anak-anak berkebutuhan khusus dan penyandang autisme dipamerkan dalam kegiatan bertajuk Pameran Lukisan Karya Anak-Anak Berkebutuhan Khusus dan Autisme di Foyer Ballroom Sheraton Bandung. Pameran tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan kreativitas dan potensi anak-anak berkebutuhan khusus kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut digelar PT Bank Nano Syariah (Nanobank Syariah) sebagai bagian dari gerakan Generasi Syariah yang mengusung nilai kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga
Kapolri Cup 2026 Hadirkan Atlet Umum, Polri, dan Difabel dalam Satu Kejuaraan Bulu Tangkis
Berdayakan Kalangan Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi di Brebes
Bank Mandiri Taspen dan PNM Bantu Difabel Kuasai Keterampilan yang Dicari Industri
Direktur Utama PT Bank Nano Syariah Halim mengatakan, Generasi Syariah merupakan gerakan yang mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai syariah sebagai cara hidup yang modern, relevan, dan memberikan manfaat bagi sesama.
“Generasi Syariah adalah ajakan untuk menjadikan nilai-nilai syariah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Bukan untuk mengatakan bahwa kami yang paling baik, tetapi mengajak masyarakat melangkah bersama menuju cara hidup yang lebih baik, lebih peduli, lebih bertanggung jawab, dan lebih memberikan manfaat bagi sesama,” kata Halim dalam keterangannya, Sabtu (25/7/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Halim mengatakan, nilai syariah tidak hanya diterapkan dalam bisnis perbankan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat. Karena itu, pameran karya anak berkebutuhan khusus menjadi salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap ruang berekspresi dan pengembangan potensi mereka.
“Kami percaya bahwa nilai hanya akan bermakna ketika diwujudkan dalam tindakan. Karena itu, melalui pameran karya anak-anak berkebutuhan khusus ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian bukan sekadar pesan yang disampaikan, tetapi aksi nyata yang memberikan ruang, apresiasi, dan kesempatan bagi mereka untuk terus berkarya,” ujarnya.
Menurut Halim, Generasi Syariah dibangun atas keyakinan bahwa kemajuan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi atau perkembangan teknologi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk tumbuh bersama dan saling memberdayakan.
Melalui gerakan tersebut, Nanobank Syariah berupaya membangun ekosistem yang menghubungkan nilai spiritual dengan kontribusi sosial melalui penguatan literasi, kolaborasi, serta berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pameran karya anak berkebutuhan khusus menjadi salah satu implementasi gerakan tersebut. Melalui ruang apresiasi itu, Nanobank Syariah berharap semakin banyak masyarakat melihat bahwa setiap individu memiliki potensi dan kesempatan yang sama untuk berkarya serta menginspirasi.
Komentar (0)