JAKARTA, KOMPAS.TV - Memasuki pekan terakhir Juli 2026, banyak masyarakat yang mencari informasi Kalender Jawa untuk mengetahui weton, pasaran Jawa, hingga penanggalan Hijriah.
Kalender Jawa masih menjadi acuan bagi sebagian masyarakat, khususnya di Pulau Jawa, untuk menentukan hari baik berbagai kegiatan seperti pernikahan, pindah rumah, memulai usaha, hingga acara adat.
Selain memuat nama hari dan pasaran, Kalender Jawa juga disandingkan dengan kalender Hijriah sehingga memudahkan masyarakat dalam mengetahui tanggal Islam yang berlaku.
Pada pekan terakhir Juli 2026, penanggalan Hijriah telah memasuki pertengahan bulan Safar 1448 Hijriah.
Baca Juga: Beredar Foto Razia Pajak Kendaraan di Tol, Ini Klarifikasi Jasa Marga
Apa Itu Weton?
Weton merupakan perpaduan antara hari dalam sepekan (Senin hingga Minggu/Ahad) dengan lima hari pasaran Jawa, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Kombinasi tersebut menghasilkan siklus weton yang terus berulang setiap 35 hari.
Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton kerap digunakan sebagai pedoman untuk menghitung kecocokan jodoh, menentukan hari baik, hingga menjadi bagian dari berbagai tradisi dan upacara adat.
Meski demikian, weton merupakan bagian dari budaya dan tradisi yang masih dilestarikan oleh sebagian masyarakat.
Dengan mengetahui Kalender Jawa pekan terakhir Juli 2026, masyarakat dapat lebih mudah menyesuaikan berbagai agenda yang membutuhkan acuan hari pasaran maupun penanggalan Hijriah.
Penulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- Kalender Jawa Juli 2026
- pekan terakhir
- weton
- penanggalan hijriah






Komentar (0)