Dua Wanita Tiongkok Diamankan Usai Masuk ke Asmara CORTIS Secara Ilegal

cumicumi.com
21 jam lalu
Cover Berita
































Peristiwa tak menyenangkan baru saja dialami boy group CORTIS usai dikabarkan bahwa ada dua wanita asal Tiongkok yang masuk ke asmara mereka di Distrik Yongsan, Seoul, secara ilegal

Kantor Polisi Yongsan di Seoul mengumumkan pada 24 Juli bahwa mereka sedang menyelidiki dua warga negara Tiongkok tersebut atas tuduhan masuk tanpa izin. Kedua wanita itu dituduh memasuki asrama CORTIS, secara ilegal sekitar pukul 2 pagi pada 23 Juli.

Berdasarkan penuturan pihak kepolisian, manajer grup sempat melaporkan kepada petugas bahwa paket-paket yang ditinggalkan di luar asrama telah dibuka dan pintu depan ditemukan sedikit terbuka. Tak lama kemudian, dua wanita itu ditangkap di tempat kejadian. Meski begitu, polisi akan terus menyelidiki keadaan seputar insiden tersebut.


Kedua wanita ini mengatakan kepada polisi bahwa mereka membeli alamat asrama melalui media sosial. Namun, mereka membantah membuka paket atau memasuki asrama.

Di sisi lain, ini bukan kali pertama grup tersebut menjadi korban penguntitan. Bulan lalu, BigHit Music mengungkapkan bahwa ada oknum-oknum tak bertanggung jawab yang secara ilegal memasang alat pelacak GPS kecil pada kendaraan yang membawa anggota CORTIS selama jadwal mereka di Paris, Prancis.

Ada pula yang diduga menyewa kendaraan dan pengemudi lokal untuk terus-menerus mengikuti pergerakan grup tersebut, termasuk jadwal pribadi yang dirahasiakan. BigHit Music pun mengumumkan bahwa beberapa oknum telah dilarang menghadiri acara penggemar karena pelanggaran etika penggemar terus melakukan perilaku yang tidak pantas.

Agensi juga mengungkapkan bahwa banyak oknum penguntit yang ditemukan menunggu di dalam hotel tempat para anggota CORTIS menginap. Meskipun memiliki tempat duduk di bagian yang berbeda, mereka kerap kali diketahui mendekati tempat duduk para anggota selama penerbangan.

Oleh karena itu, BigHit Music akan mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap penggemar yang terlibat dalam penguntitan dan perilaku invasif lainnya yang menargetkan CORTIS, termasuk dugaan pemasangan alat pelacak GPS pada kendaraan para anggota. (ND)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gak Cuma Jago Nyanyi, Kris Dayanti Sabet Medali Emas di Kejurnas Wushu 2026
• 5 jam lalu
0
thumb
Cak Imin Dorong Revisi 108 UU Dukung Prabowonomics
• 3 jam lalu
0
thumb
Apresiasi Penahanan Febrie Adriansyah, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
• 20 jam lalu
0
thumb
Kali Pertama Sejak 2009, Sekjen PBB Antonio Guterres Tiba di Suriah
• 22 jam lalu
0
thumb
Sosok Satpam Waduk Jatiluhur yang Tewas Terborgol, Diduga Sempat Tegur Aksi Vandalisme
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.