Komisi I DPRD Soroti Budaya Cetak Dokumen, Bertentangan dengan Visi Smart City Kota Bandung

okezone.com
1 jam lalu
Cover Berita

BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung tengah mengatasi persoalan sampah melalui berbagai kebijakan pengurangan timbulan sampah. Namun, praktik administrasi masih mewajibkan penggunaan softcopy dan hardcopy secara bersamaan. 

Hal ini menjadi perhatian serius. Kebijakan tersebut dinilai bertentangan dengan semangat efisiensi birokrasi, transformasi digital, serta komitmen pengurangan sampah yang sedang digencarkan.

Kota Bandung saat ini tengah menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Pemerintah Kota Bandung menargetkan pengurangan timbulan sampah hingga 250 ton per hari melalui pengelolaan sampah dari sumbernya serta penguatan sistem pengolahan di tingkat kewilayahan. 

Baca Juga :
DPRD Kota Bandung Usulkan Raperda Adminduk yang Adaptif dengan Transformasi Digital

Selain itu, Rencana Induk Sistem Pengelolaan Sampah Kota Bandung 2024–2043 menegaskan visi mewujudkan Kota Bandung Bebas Sampah dengan sistem ekonomi yang berkelanjutan, salah satunya melalui prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R).

Namun demikian, di berbagai instansi pemerintah di Kota Bandung masih ditemukan praktik yang mewajibkan dokumen disampaikan dalam bentuk digital sekaligus dicetak dalam bentuk fisik. Kondisi ini menyebabkan penggunaan kertas, tinta printer, map, dan berbagai perlengkapan administrasi meningkat tanpa memberikan nilai tambah yang signifikan terhadap proses pelayanan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Satpam Bundaran HI yang Bersujud ke Sopir Alphard Datangi Polsek Menteng untuk Mediasi
• 23 jam lalu
0
thumb
2 Pengedar Obat Keras Ilegal di Tangerang Ditangkap, Ratusan Tramadol Disita
• 3 jam lalu
0
thumb
Hari Anak Nasional 2026: Kisah Veronika, Nasabah PNM Mekaar yang Berjuang Demi Masa Depan Sang Buah Hati
• 6 jam lalu
0
thumb
PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah, Tersangka Tak Pakai Rompi-Borgol
• 13 jam lalu
0
thumb
Chelsea Capai Kesepakatan Rekrut Maxence Lacroix Senilai Rp1,2 Triliun
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.