Tingkatkan Kesadaran ISPA, Mahasiswa Unhas Penyuluhan Etika Batuk dan Bersin di SDN 7 Baranti

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk “Penyuluhan Pencegahan ISPA serta Penerapan Etika Batuk dan Bersin” pada Sabtu, 25 Juli 2026, di SDN 7 Baranti, Kelurahan Duampanua, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Nahdah Shabira Rum, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Hasanuddin, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terkait Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), mekanisme penularan, serta pentingnya menerapkan etika batuk dan bersin dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui penyuluhan ini, kami berharap siswa dapat memahami pentingnya pencegahan ISPA serta menerapkan etika batuk dan bersin yang benar dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh tidak hanya diterapkan oleh siswa, tetapi juga dapat disampaikan kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya,” jelas Nahdah Shabira Rum.

Kegiatan diikuti oleh 40 siswa kelas IV dan V SDN 7 Baranti dengan rangkaian diawali pre-test untuk mengukur pengetahuan awal tentang ISPA dan etika batuk bersin. Penyuluhan dilaksanakan menggunakan media PowerPoint yang membahas definisi ISPA, cara penularan, gejala, serta langkah pencegahan. Selain penyampaian materi, sesi tanya jawab dan praktik etika batuk dan bersin yang benar membuat kegiatan berlangsung interaktif dan menarik bagi siswa.

Setelah materi selesai, post-test dilakukan untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman siswa. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam berdiskusi dan mengikuti praktik bersama.

Pihak SDN 7 Baranti menyambut baik kegiatan edukasi ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pencegahan ISPA dan penerapan etika batuk bersin. Mereka berharap melalui program ini siswa dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat yang membantu mencegah penyebaran ISPA di lingkungan sekolah dan rumah.

Program ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), yang menekankan pentingnya kesehatan masyarakat sejak usia dini. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kejagung Sebut Febrie Diduga Terlibat TPPU saat Menjabat Sebagai Jaksa
• 6 jam lalu
0
thumb
Foto-Foto Momen Eks Jampidsus Febrie Resmi Ditahan Kejagung: Saya Siap Menghadapinya!
• 16 jam lalu
0
thumb
Apofenia Sanksi Shin Tae-yong dan Kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia, Netizen Sayanngkan Putusan Blacklist STY
• 10 jam lalu
0
thumb
Maresca Janji Kembalikan Dominasi City
• 15 jam lalu
0
thumb
Kupas Fakta Universitas Republik Indonesia
• 14 menit lalu
0
Berhasil disimpan.