EtIndonesia.com Baru-baru ini, fenomena fatamorgana (mirage) yang langka muncul di langit Kota Binzhou, Xianyang, Provinsi Shaanxi, dan menjadi perbincangan hangat.
Menurut laporan media Shaanxi TV News, pada 22 Juli sore, sebuah fenomena fatamorgana yang menakjubkan terlihat di langit Binzhou.
Rekaman video menunjukkan bahwa di atas deretan gedung-gedung, tampak beberapa lapisan gedung tinggi yang seolah-olah melayang di udara. Pemandangan tersebut menampilkan ilusi visual yang memadukan unsur nyata dan semu.
Video terkait memicu banyak komentar dari warganet:
- “Saya juga melihatnya saat itu.”
- “Katanya fenomena ini hanya berlangsung sesaat, jadi tidak banyak orang yang berhasil merekamnya.”
- “Ini benar-benar direkam oleh warga setempat pada sore kemarin (22 Juli).”
- “Kemarin di arah Maquan, Xianyang, juga terlihat fenomena serupa.”
- “Shaanxi tidak punya laut, tetapi justru muncul fatamorgana.”
- “Sungguh spektakuler.”
Sebagian orang bahkan memberikan penafsiran lain:
- “Ada pertanda aneh di langit!”
- “Mana ada fatamorgana? Itu hanyalah ruang dan waktu lain.”
- “Dunia paralel dari dimensi lain muncul bersamaan.”
- “Dunia dari dimensi lain sedang melintas di sini.”
- “Sebuah dunia dan lingkungan baru akan segera muncul.”
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak warga di berbagai daerah di Tiongkok daratan yang mengabadikan fenomena fatamorgana, sehingga menarik perhatian publik.
Hebei (2026)Pada 28 Maret 2026, di Pantai Emas Aranya, Qinhuangdao, Provinsi Hebei, muncul fenomena fatamorgana berbentuk pita memanjang yang langka dan berlangsung setidaknya selama satu jam.
Video menunjukkan bahwa bayangan tersebut membentang secara horizontal di atas cakrawala laut dengan tepi yang sangat rapi, seolah dipotong dengan pisau. Banyak saksi menggambarkannya seperti “kereta balok yang melayang di udara.”
Liaoning (2025)Pada 10 Juni 2025, warga Kota Shenyang, Provinsi Liaoning, merekam fenomena fatamorgana di langit setelah hujan reda.
Guangdong (2025)Pada 2 Maret 2025, warga Kota Shantou, Provinsi Guangdong, mengunggah sejumlah video yang menunjukkan fenomena fatamorgana yang jarang terjadi.
Dalam video tersebut tampak deretan bangunan muncul di atas permukaan laut yang berkabut. Detail bangunan terlihat cukup jelas di tengah kabut dan awan.
Qingdao (2024)Pada 28 April 2024, garis pantai Qingdao menampilkan pemandangan fatamorgana yang luar biasa indah. Keindahannya digambarkan sebagai: “Gunung dan awan berkabut berpadu, bagaikan negeri para dewa dalam lukisan.”
Laoshan, Qingdao (2023)Pada 2 Mei 2023, seorang wisatawan yang sedang memotret pacarnya di kawasan wisata Laoshan secara tidak sengaja merekam fenomena fatamorgana.
Di antara lautan awan tampak deretan gedung tinggi yang diselimuti cahaya keemasan dan dikelilingi kabut, menciptakan pemandangan yang sangat spektakuler.
Bengbu, Anhui (2023)Pada 4 Mei 2023, sekitar pukul 09.30 pagi, seorang wanita bermarga Zhang di Bengbu, Anhui, juga secara tidak sengaja merekam fenomena fatamorgana dari rumahnya.
Video yang diunggahnya menunjukkan sebuah gedung tinggi muncul di antara awan dekat cakrawala, seolah melayang di udara dan tampak samar-samar.
Apa Itu Fatamorgana?Fatamorgana, yang dalam bahasa Tionghoa juga disebut haishi, shenlou, atau shenjing, telah banyak dicatat dalam literatur kuno Tiongkok.
Catatan kuno menyebut bahwa fatamorgana tidak hanya menampilkan gambar statis, tetapi kadang-kadang juga menampilkan sosok manusia yang bergerak, bahkan konon dapat “memantulkan” suara.
Dalam karya terkenal Dinasti Song Utara, Mengxi Bitan (Catatan Kolam Impian) yang ditulis oleh Shen Kuo, terdapat deskripsi berikut mengenai fenomena tersebut:
“Di laut Dengzhou sering muncul awan yang menyerupai istana, menara, kota, manusia, kereta dan kuda; semuanya tampak sangat jelas.”
Catatan tersebut bahkan menyebut bahwa masyarakat saat itu mengaku dapat mendengar suara manusia maupun hewan dari fenomena “kota di langit” tersebut.
Penjelasan Ilmiah dan Pandangan LainMenurut penjelasan ilmiah modern, fatamorgana adalah fenomena optik alami yang terjadi akibat pembiasan cahaya ketika terdapat perbedaan suhu pada lapisan udara.
Namun, artikel ini menyebut bahwa sebagian orang masih meragukan penjelasan tersebut, karena dalam banyak kasus lokasi asli yang diduga menjadi sumber bayangan tidak pernah berhasil ditemukan.
Karena itu, ada pula yang berpendapat bahwa fatamorgana mungkin merupakan gambaran dari ruang atau dimensi lain yang secara kebetulan terpantul ke dunia manusia, sehingga tidak ditemukan objek nyata yang sesuai.
Laporan oleh Li Enzhen / Editor: Li Quan






Komentar (0)