Houthi Yaman sebut serangan ke Hodeidah sebagai eskalasi berbahaya

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Istanbul (ANTARA) - Kelompok Houthi Yaman, Sabtu, menyebut serangan Arab Saudi yang menargetkan fasilitas sipil di provinsi Hodeidah bagian barat sebagai “eskalasi berbahaya,” dan memperingatkan bahwa serangan tersebut “tidak akan berlalu tanpa tanggapan.”

Biro Politik kelompok tersebut mengatakan bahwa "persamaan pencegahan" yang ditetapkan oleh rakyat Yaman, kepemimpinan, dan angkatan bersenjata "telah menjadi jelas dan teguh."

"Blokade akan dibalas dengan blokade, pelabuhan dengan pelabuhan, dan eskalasi dengan eskalasi," menurut pernyataan itu, memperingatkan bahwa kelanjutan agresi Saudi "tidak akan membawa kerugian apa pun bagi para agresor selain kerugian yang lebih besar."

Pernyataan tersebut muncul setelah koalisi pimpinan Saudi memastikan pada Jumat malam (24/7) bahwa mereka sedang melakukan respons militer yang proporsional terhadap target militer Houthi yang sah di provinsi Hodeidah.

Serangan yang dilaporkan tersebut terjadi ketika ketegangan antara Arab Saudi dan Houthi meningkat setelah kelompok tersebut mengancam akan melarang pelayaran yang terkait dengan Saudi di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab.

Kelompok Houthi mengumumkan larangan navigasi maritim ke Arab Saudi pada Senin (20/7), yang mendorong koalisi pimpinan Saudi untuk bersumpah akan memberikan respons yang "tegas dan kuat" serta memulai langkah-langkah untuk melindungi kapal-kapal yang melintasi Selat Bab al-Mandab.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Houthi Yaman deklarasikan blokade maritim terhadap Arab Saudi

Baca juga: Indonesia kecam penyerangan kapal-kapal komersial di Laut Merah


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah, Tersangka Tak Pakai Rompi-Borgol
• 12 jam lalu
0
thumb
Suhu Permukaan Tanah di Xinjiang Mencapai 87°C, Seorang Konten Kreator Memasak Tanpa Api : “Saya Hampir Matang”
• 1 jam lalu
0
thumb
Cuaca Jawa Timur Cerah Hari Ini, Suhu Udara 8 sampai 34 Derajat Celcius
• 6 jam lalu
0
thumb
Menko Yusril Ungkap RI Tak Ingin Repatriasi Hambali: Lebih Baik Diadili di AS
• 10 jam lalu
0
thumb
Kecam Korupsi Pakan Satwa KBS, Komisi IV DPR Minta Penyidikan Tidak Berhenti Pada Satu Orang
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.