Gunung Lewotobi Laki-laki Tiga Kali Erupsi, Abu Vulkanik Mencapai 600 Meter

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
Gunung Lewotobi Laki-laki Tiga Kali Erupsi, Abu Vulkanik Mencapai 600 MeterNasional | okezone | Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:16Dengarkan Berita

JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-laki, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami erupsi tiga kali sejak Sabtu (25/7/2026) dini hari. Adapun erupsi pertama tercatat sekira pukul 00.52 WITA.

"Terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki pada hari Sabtu, 25 Juli 2026, pukul 00.52 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ±300 meter di atas puncak (±1.884 meter di atas permukaan laut)," tulis keterangan MAGMA ESDM.

Kemudian, erupsi kedua terjadi sekira pukul 01.32 WITA. Saat erupsi, tinggi kolom abu mencapai sekitar 600 meter di atas puncak.

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat dan barat laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 10,5 mm dan durasi 201 detik," sambungnya.

Terakhir, erupsi yang terjadi sekira pukul 06.51 WITA, tinggi kolom abu teramati setinggi 300 meter di atas puncak. Saat erupsi, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat dan barat laut.

 Baca Juga:ASN Bangkalan Sebelum Ditemukan Tewas di Parkiran Bandara Sempat Video Call dengan Keluarga

Pascaerupsi ini, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Warga juga diminta tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

"Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama di daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote," sambungnya.

Bagi masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, diminta memakai masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik terhadap sistem pernapasan.

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Detik-Detik Kapal Kargo Tabrak Rumpon Nelayan hingga Hancur di Perairan Patani Malut
• 22 jam lalu
0
thumb
Polri Tegaskan Bhabinkamtibmas Bukan Petugas Pajak, Tak Berwenang Menagih Pajak
• 15 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Rilis Panda Bond Perdana CNY 7 M, Permintaan Tembus 2,4 Kali Lipat
• 2 jam lalu
0
thumb
Tipe X hingga Jamrud Bakal Ajak Fans Nostalgia Lewat Timeless Project Live
• 19 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Sepekan: Antam Naik Tipis Rp 2.000 per Gram, Galeri24 Turun Rp 6.000
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.