Pemerintah dan Lembaga Konservasi Susun Strategi, Cegah Kepunahan Elang Jawa

republika.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kementerian Kehutanan bersama organisasi konservasi, Burung Indonesia, Raptor Indonesia, PILI Green Network, dan sektor swasta, PT Djarum, mulai menyusun strategi baru penyelamatan elang jawa untuk periode 2026–2036. Penyusunan strategi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat perlindungan satwa nasional Indonesia yang hingga kini masih berstatus genting (Endangered) dalam Daftar Merah IUCN akibat perburuan, perdagangan ilegal, hilangnya habitat, dan dampak perubahan iklim.

Penyusunan Strategi dan Rencana Aksi Konservasi (SRAK) Elang Jawa dilakukan melalui konsinyasi di Bogor pada 23–24 Juli 2026. Kegiatan tersebut mempertemukan lebih dari 100 peserta dari pemerintah, BRIN, perguruan tinggi, organisasi masyarakat sipil, lembaga internasional, pegiat konservasi, dan sektor swasta untuk merumuskan langkah konservasi selama satu dekade mendatang.

Baca Juga
  • Pemkab Dharmasraya Usung Inseminasi Buatan Kerbau Cegah Kepunahan
  • AHY Ajak Masyarakat Jadikan Kepedulian Lingkungan sebagai Budaya
  • OSCT Indonesia Perkenalkan Dirut Baru, Tegaskan Komitmen Lindungi Lingkungan Maritim

Direktur Konservasi Spesies dan Genetik Kementerian Kehutanan Ahmad Munawir mengatakan SRAK Elang Jawa 2026–2036 akan menjadi acuan nasional dalam perlindungan spesies endemis Pulau Jawa dan Bali tersebut. Menurut dia, strategi itu tidak hanya menjadi panduan bagi penyelamatan elang jawa, tetapi juga dapat menjadi model konservasi bagi burung pemangsa lain yang terancam punah di Indonesia.

"SRAK Elang Jawa bukan hanya panduan bagi satu spesies saja, melainkan akan menjadi model dan pendorong utama bagi kebijakan pelestarian seluruh spesies raptor yang terancam punah di Nusantara," kata Ahmad Munawir, seperti dikutip dalam pernyataan Kemitraan Lacak Jejak Elang Jawa, Jumat (24/7/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia menambahkan, penyusunan SRAK dilakukan dengan pendekatan berbasis bukti ilmiah, partisipatif, dan berorientasi pada hasil. Dokumen tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 322 Tahun 2026 serta mendukung target Indonesia dalam Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework (KM-GBF) dan Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025–2045.

Selama konsinyasi, para peserta mengevaluasi pelaksanaan SRAK 2013–2022, memperbarui data populasi dan ancaman terhadap elang jawa, menyusun target konservasi berdasarkan wilayah prioritas, serta merumuskan strategi, indikator kinerja, dan mekanisme pemantauan yang lebih efektif.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Eks Jampidsus Febrie Belum Diizinkan Dijenguk, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
• 2 jam lalu
0
thumb
Lima Tahun Juara Satu, Intip Kisah Ibu yang Tak Pernah Menyerah Veronika Reni dan PNM Mekaar di Hari Anak Nasional
• 10 jam lalu
0
thumb
Satpam Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol di Waduk Jatiluhur, Diduga Dibunuh!
• 17 jam lalu
0
thumb
Tips meniruskan pipi secara alami hingga perawatan medis
• 1 jam lalu
0
thumb
BI Tekankan Transformasi Pembiayaan Berkualitas untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.