KOMPAS.TV – Iran kembali melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Menurut media pemerintah Iran, serangan tersebut menyasar pangkalan militer dan instalasi strategis AS di Kuwait, Bahrain, serta Yordania. Serangan ke pangkalan militer AS di Yordania dilaporkan mengakibatkan tiga tentara Amerika Serikat tewas.
Iran menyatakan serangan ini merupakan bagian dari gelombang terbaru Operasi Nasr 2 sebagai balasan atas rangkaian serangan udara yang dilakukan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) ke infrastruktur militer dan wilayah pesisir Iran. Di sisi lain, militer Yordania menembak jatuh sejumlah rudal dan drone Iran yang memasuki wilayah udaranya.
Sementara itu, militer Amerika Serikat menyatakan telah melancarkan serangan selama 13 malam berturut-turut ke sejumlah target militer di Iran, termasuk pusat komando, fasilitas drone, dan jaringan komunikasi. Menurut CENTCOM, operasi tersebut bertujuan meminta pertanggungjawaban Iran sekaligus mengurangi ancaman terhadap pelayaran komersial di kawasan. Pertempuran terbaru ini terjadi setelah kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Pakistan pada Juni lalu dinyatakan gagal.
Dalam dialog KompasTV, perkembangan konflik ini dibahas bersama Dosen Ilmu Politik Universitas Udayana, Efatha Filomeno Borromeu Duarte, serta Atase Pertahanan Indonesia di Iran periode 2009–2012, Mayjen (Purn.) Budi Pramono.
#Iran #AmerikaSerikat #TimurTengah #DonaldTrump #Yordania
Baca Juga: Memanas! Iran Rilis Video Serangan ke Pangkalan AS di Jordania, Trump Ultimatum Teheran
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- iran
- as
- perang
- timurtengah
- selathormuz
- dialog






Komentar (0)