Siapa Deni Setiawan? Pekerja Migrain Indonesia di Taiwan Sukses Ubah Konten Viral Jadi Sumber Penghasilan

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Perkembangan ekonomi digital tidak lagi hanya dinikmati kreator konten di dalam negeri. Kini, para pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri juga mulai memanfaatkan media sosial sebagai sumber penghasilan tambahan, bahkan berkembang menjadi profesi yang menjanjikan.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana platform video pendek telah membuka peluang ekonomi baru bagi individu yang mampu membangun audiens dengan tingkat keterlibatan tinggi. Tidak hanya menjadi ruang berbagi aktivitas sehari-hari, media sosial kini juga berfungsi sebagai sarana pemasaran yang mempertemukan kreator dengan berbagai pelaku usaha.

Di tengah persaingan konten yang semakin ketat, kemampuan membangun komunitas yang loyal menjadi salah satu faktor penting. Akun dengan interaksi tinggi dinilai memiliki nilai lebih karena mampu menjangkau segmen pasar yang spesifik dan relevan bagi sebuah produk atau layanan.

Salah satu contoh datang dari Deni Setiawan, konten kreator asal Indonesia yang kini menetap di Taiwan. Setelah aktif membuat konten sejak 2018, ia baru merasakan perubahan signifikan pada awal 2026 ketika salah satu videonya viral dan menarik perhatian audiens dalam jumlah besar.

Momentum tersebut tidak hanya meningkatkan jumlah pengikutnya, tetapi juga membuka peluang kerja sama komersial yang sebelumnya belum pernah ia rasakan.

"Dari tahun 2018 saya sudah mengetahui potensinya, namun baru di tahun 2026 ini saya bisa merasakan penghasilan secara profesional karena viral. Untuk target audiens promosi, fokus utamanya memang ditujukan kepada para PMI yang sedang bekerja di Taiwan," kata Deni, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, komunitas PMI di Taiwan memiliki kebutuhan yang berbeda dibandingkan pengguna media sosial pada umumnya. Karena itu, konten yang dibuat berusaha tetap dekat dengan pengalaman sehari-hari para pekerja migran sehingga lebih mudah diterima oleh audiens.

Seiring bertambahnya jangkauan akun, berbagai tawaran kolaborasi mulai berdatangan. Kerja sama pertama yang diterimanya berkaitan dengan layanan pengiriman barang dari Taiwan ke Indonesia, salah satu kebutuhan yang cukup dekat dengan kehidupan para perantau.

Meski demikian, Deni mengaku tidak serta-merta menerima seluruh penawaran promosi yang masuk. Ia memilih menjaga karakter kontennya agar tetap terasa alami dan tidak kehilangan identitas yang telah dibangun selama bertahun-tahun.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Perta Arun Gas Jadikan Indonesia sebagai The Largest Re-Export Loading Market LNG Dunia
• 22 jam lalu
0
thumb
Kasus Daycare Little Aresha, Polisi Tetapkan 5 Tersangka Baru
• 8 jam lalu
0
thumb
Pemkot Batam Gandeng Bank Sumut, Pelaku Usaha Mikro Kini Bisa Ajukan Pinjaman Rp20 Juta Tanpa Bunga dan Agunan
• 10 jam lalu
0
thumb
Nathan, Siswa Down Syndrome asal DIY Juara 1 Fashion Show FLS3N Nasional 2026
• 21 jam lalu
0
thumb
Menuju Malioboro Full Pedestrian: Sultan Persilakan Warga Buka Kantong Parkir
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.