TABLOIDBINTANG.COM - Jon Bon Jovi terpaksa mengakhiri konser lebih cepat setelah mengalami gangguan kesehatan saat tampil di Madison Square Garden (MSG), New York, pada Kamis (23/7).
Musisi rock legendaris berusia 64 tahun itu tengah menjalani konser kedelapan dari rangkaian tur konser Bon Jovi Forever Tour ketika memutuskan menghentikan penampilannya usai membawakan lagu hit "Livin' on a Prayer".
Di hadapan ribuan penonton, ia meminta maaf karena merasa tidak bisa memberikan penampilan terbaiknya.
"Aku minta maaf. Aku sedang sakit dan kalian tidak mendapatkan penampilan terbaik dariku," ujar Jon Bon Jovi, seperti dikutip dari laporan saksi mata.
Ia kemudian meminta para penggemar untuk menyimpan tiket konser mereka karena berjanji akan mencari cara untuk menjadwalkan ulang pertunjukan tersebut.
"Jangan buang tiket kalian. Aku akan mencari solusinya. Simpan saja tiket itu, kita akan mengatur ulang jadwalnya," katanya.
Sebelum meninggalkan panggung, pelantun "It's My Life" itu kembali menyampaikan permintaan maaf kepada para penonton.
"Malam ini aku harus berhenti lebih dulu. Aku merasa baik-baik saja," ujarnya.
Pihak perwakilan Bon Jovi kemudian mengonfirmasi bahwa konser malam itu hanya berlangsung sekitar 90 menit.
Dalam pernyataan resminya, mereka menjelaskan bahwa Jon Bon Jovi sedang berjuang melawan infeksi sinus yang menyebabkan konser harus diakhiri lebih awal.
"Jon Bon Jovi menyampaikan langsung kepada para penggemar dari atas panggung bahwa ia sedang mengalami infeksi sinus, sehingga pertunjukan harus dihentikan lebih cepat," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Manajemen juga memastikan informasi lebih lanjut mengenai penjadwalan ulang konser akan diumumkan dalam waktu dekat.
Di media sosial, para penggemar ramai-ramai memberikan dukungan kepada sang musisi. Banyak yang mengaku memahami keputusan Bon Jovi untuk mengutamakan kesehatannya.
Seorang penggemar menulis bahwa keputusan mengakhiri konser lebih awal pasti sangat berat bagi Bon Jovi. Penggemar lain bahkan mengaku rela datang dari Inggris dan tetap merasa terkesan meski konser tidak berlangsung hingga selesai.
Forever Tour menjadi tur pertama Jon Bon Jovi sejak menjalani operasi pita suara pada 2022.
Saat mengumumkan tur tersebut, ia mengaku sangat bahagia bisa kembali tampil bersama band dan bertemu langsung dengan para penggemarnya.
Pada 2024, Jon Bon Jovi sempat mengatakan dalam wawancara dengan The Sunday Times bahwa ia mungkin tidak akan pernah kembali tampil secara langsung apabila kualitas suaranya tidak bisa kembali seperti sebelumnya.
"Kalau aku tidak bisa bernyanyi seperti dulu, maka semuanya selesai," ujarnya saat itu.
Namun, bulan lalu sang rocker mengungkapkan kepada majalah People bahwa dirinya telah pulih sepenuhnya setelah menjalani proses pemulihan yang panjang.
Ia juga mengaku pengalaman menghadapi masalah kesehatan mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan.
"Aku belajar untuk lebih menghargai hari ini. Dulu aku selalu memikirkan hari esok dan lupa menikmati apa yang ada saat ini. Pengalaman ini membuatku lebih bersyukur atas setiap hari yang masih bisa kujalani," tutupnya.





Komentar (0)