Jakarta, tvOnenews - Pep Guardiola tidak akan menjadi pelatih baru tim nasional atau timnas Italia.
Hal tersebut dikonfirmasi sejumlah media Italia termasuk La Gazzetta dello Sport dan kantor berita ANSA.
Guardiola menganggur sejak kepergiannya dari Manchester City pada musim panas lalu. Karena itu, manajer asal Spanyol tersebut berada di urutan teratas dalam daftar incaran federasi sepakbola Italia.
Paolo Maldini, direktur teknik di federasi sepak bola Italia (FIGC), mengonfirmasi bahwa ia telah menemui pria Catalan itu di rumahnya di Barcelona untuk meyakinkannya agar memilih Italia.
Kini, telah dipastikan bahwa Pep Guardiola tidak akan menjadi penerus Gennaro Gattuso. Sang manajer dengan sopan menolak tawaran tersebut.
“Saya merasa terhormat, tetapi saat ini rasanya tidak tepat,” kata sang manajer kepada Maldini, menurut laporan surat kabar olahraga berwarna merah muda itu.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Guardiola meminta bayaran sebesar 20 juta Euro (Rp409 miliar) per tahun apabila ditunjuk sebagai pelatih timnas Italia.
Sementara itu, FIGC dikabarkan hanya mampu menawarkan gaji 10 juta Euro (Rp204,5 miliar) per musim.
Selisih yang mencapai dua kali lipat itu membuat peluang Guardiola menerima tawaran Italia dinilai cukup tipis.
"Ada aspek-aspek keuangan tertentu yang harus dipertimbangkan, dan sungguh merupakan pernyataan yang terlalu meremehkan jika dikatakan bahwa kami harus berjuang keras demi hal ini," ujar Presiden FIGC, Giovani Malago.
Selain Guardiola, federasi sepak bola Italia (FIGC) dalam beberapa hari terakhir juga berbicara dengan Carlo Ancelotti, yang saat ini masih menjadi pelatih tim nasional Brasil.
Italia juga mempertimbangkan Andrea Pirlo, Roberto Mancini, dan Antonio Conte. Italia melewatkan tiga Piala Dunia terakhir pada 2026, 2022, dan 2018.
Namun, negara Eropa Selatan itu masih mampu menjuarai Piala Eropa pada 2021. Itu terjadi di bawah arahan Mancini.





Komentar (0)