Grid.ID - Pakar hukum menyoroti soal konflik hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Dirinya menyarankan agar mantan suami istri itu berdamai.
Ya, konflik perebutan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan sang mantan istri memang belum menemukan titik terang. Pasalnya, sidang mediasi yang dilakukan pada Rabu (22/7/2026), diketahui berakhir buntu.
Dikutip dari TribunStyle pada Jumat (24/7/2026), Ruben Onsu mengungkap bahwa sidan mediasi tersebut berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa mediasinya dengan mantan istri diperantarai oleh seorang mediator.
"Mediasi berjalan dengan baik, ya doakan mudah-mudahan semuanya baik," jelasnya.
"Bukan, bukan, bukan ngobrol berdua," lanjutnya.
Ruben mengatakan bahwa dalam mediasi itu, ia menyampaikan halyang seharusnya ia sampaikan. Begitupun dengan pihak Sarwendah.
"Tadi memang obrolan yang ditengahkan oleh hakim. Jadi enggak langsung kita berdua, jadi dari saya disampaikan, dari Sarwendah disampaikan, jadi pakai perantara, enggak secara langsung," jelasnya.
Sedangkan, diketahui keduanya pun menyepakati satu titik temu. Ruben Onsu pun masih berjuang untuk merebut hak asuh anak itu agar jatuh padanya.
Sedangkan, Sarwendah mengaku akan tetap mempertahankan hak asuh anak tersebut. Dirinya bertekat untuk tetap memperjuangkan hal itu.
Dikutip dari TribunSeleb pada Jumat (24/7/2026), pakar hukum Deolipa Yumara pun ikut menyoroti hal itu. Dirinya menilai bahwa langkah yang diambil oleh presenter kondang itu kurang tepat.
Tak hanya itu, ia berharap kuasa hukum kedua belah pihak bisa berusaha untuk mendamaikan Ruben Onsu dan Sarwendah. Hal ini berkaitan dengan kondisi yang akan berdampak pada anak.
"Ini kan gugatan permohonan hak asuh anak ya dari yang diajukan oleh Ruben, tentunya ketika masuk pada posisi mediasi, ini penting yaitu ada pengacara," ujarnya.
"Di sana ada pengacara baik pengacaranya Ruben maupun pengacaranya Sarwendah, jadi harapannya sih kedua pengacara ini berusaha mendamaikan mereka," sambungnya.
Deolipa melihat kasus ini dapat menimbulkan dampak yang tidak baik untuk anak-anak. Menurutnya, anak-anak tidak seharusnya melihat kondisi orang tua berebut hak asuh mereka.
"Daripada bersidang memperebutkan sesuatu yang kemudian bagi anak-anak ini nggak bagus. Terus terang bagi anak-anak ini nggak bagus. Orang tua memperebutkan hak asuh anak," sambungnya.
"Anak-anak sendiri akan melihatnya tidak bagus," lanjutnya.
Dirinya menyarankan agar perdamaian dicapai oleh keduanya. Pengacara Ruben Onsu dan Sarwendah pun bisa menjadi perantara agar keduanya bisa berdamai.
"Jadi alangkah baiknya para pengacara ini mendamaikan antara Ruben dan Sarwendah dalam tingkat mediasi," sambungnya.
Mengeai hak asuh anak yang saat ini menjadi permasalahan, Deolipa menilai hal ini bisa dicapai dengan kesepakatan bersama. Menurutnya, lebih baik jika permasalahan ini segera diselesaikan.
Menurutnya, hal ini untuk menyelamatkan kondisi anak-anak yang mungkin saja terdampak. Terlebih konflik ini sudah terjadi berbulan-bulan.
"Selesai persoalannya, selesai perkaranya, mereka kemudian berdamai," kata Deolipa.
"Dan asuh mengasuh anak itu disepakati bersama oleh mereka," paparnya. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)