Jakarta: BRI JF3 Fashion Festival 2026 kembali digelar sebagai ajang yang tidak hanya menampilkan karya mode, tetapi juga memperkuat ekosistem industri fesyen nasional. Mengusung tema "Re-crafted: Shaping the Future", festival ini berlangsung pada 22-29 Juli 2026 di Fashion Tent Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta.
Tahun ini, lebih dari 50 desainer dan brand dari Indonesia, Asia Tenggara, Asia Timur, hingga Eropa ambil bagian dalam festival tersebut. JF3 Fashion Festival menjadi wadah kolaborasi yang menghubungkan pelaku industri dengan pengetahuan, jejaring, akses pasar, serta peluang pengembangan bisnis guna mendorong pertumbuhan industri fesyen yang berkelanjutan.
Advisor JF3 Fashion Festival Thresia Mareta mengatakan pengembangan talenta menjadi fokus utama penyelenggaraan JF3. Berbagai program pembinaan tidak hanya berlangsung saat festival digelar, tetapi juga berjalan sepanjang tahun.
"Program kita banyak dan berjalan sepanjang tahun. Ada Future Fashion Designer, Program Pintu yang kini berkembang dari Pintu Incubator menjadi Pintu Accelerator dan Pintu Residency. Kami juga punya Model Search dan JF3 Face Icon. Yang kami angkat bukan hanya desainer, tetapi juga seluruh ekosistem pendukung industri fesyen," kata Thresia dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat 24 Juli 2026.
Selain menghadirkan desainer nasional seperti Titis Saputra, Hartono Gan, Amat Syamsuri Muda, Andreas Basuki, dan Lakon Indonesia, festival ini juga mengundang desainer internasional untuk memperluas pertukaran ide dan jejaring di kawasan Asia.
Baca Juga :
Festival Cisadane 2026, Meriahkan Budaya dengan Konsep Ramah Lingkungan"Sekarang hubungan yang paling solid memang dengan Prancis, tetapi pintu kolaborasi dengan Korea Selatan dan Asia Tenggara juga semakin terbuka. Tahun ini para desainer mampu menghasilkan karya yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan itu membuat kami semakin semangat untuk mendukung mereka," ujar Soegianto.
Upaya memperkuat industri fesyen nasional juga mendapat apresiasi dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Ia menilai ekonomi kreatif, termasuk industri fashion, berpotensi menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Jakarta.
"Saya sebagai Gubernur Jakarta sungguh-sungguh ingin mendorong kreativitas di Jakarta menjadi salah satu engine of growth ekonomi kita. Fashion menjadi salah satu sektor utamanya. Selama 22 tahun acara ini diselenggarakan secara konsisten dan antusiasme masyarakat sangat baik," kata Pramono.
Dengan berbagai rangkaian program tersebut, BRI JF3 Fashion Festival 2026 menegaskan perannya sebagai platform yang membangun talenta, memperluas kolaborasi, dan mendorong daya saing industri fashion Indonesia di tingkat regional maupun global.





Komentar (0)