JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, skema penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih masih didalami.
"Ada dua pilihannya, masih didalami ini skemanya. Yang seperti sekarang nanti Himbara atau bank-banknya akan membuka gerai di Koperasi Desa Merah Putih," ujar Gus Ipul saat ditemui di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026).
Gus Ipul menyebut, bansos dapat disalurkan langsung ke rekening Koperasi Desa Merah Putih, sehingga dapat memudahkan penerima untuk mengambil bantuan.
Baca juga: Rencana Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes, Legislator: Jangan Sampai Justru Mempersulit
"Itu sedang dipelajari, tapi kita perlu mengubah regulasi. Sehingga nanti penerima manfaat di desa itu, keluarga penerima manfaat di desa itu bisa mengambil di Koperasi Desa Merah Putih," ucapnya.
Dengan skema tersebut, bantuan tunai Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini disalurkan melalui PT Pos Indonesia dan bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) berpeluang dicairkan melalui Kopdes yang memiliki gerai bank Himbara.
Namun, mekanisme distribusi penyaluran bansos lewat Kopdes ini belum resmi diterapkan.
Gus Ipul menegaskan, kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama apa pun mekanisme distribusi yang dipilih nantinya.
"Kita lagi membicarakan ini ya dengan kementerian yang lain, yang nanti akan kita coba bisa seperti apa yang terbaik. Yang tercepat, yang terbaik, dan memungkinkan bisa diterima lebih cepat kepada penerima manfaat," tandas dia.
Baca juga: Prabowo Instruksikan Semua Kementerian-Lembaga Dukung Kopdes Merah Putih
Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa seluruh bantuan sosial pemerintah ke depan akan dipusatkan penyalurannya melalui Koperasi Desa Merah Putih.
Menurut Zulkifli, kebijakan tersebut diperkirakan mulai diterapkan pada September 2026.
Saat itu ditargetkan sudah terdapat sekitar 25.000 Kopdes Merah Putih yang beroperasi.
Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 35.862 koperasi pada akhir 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Komentar (0)