Polisi Sebut Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan Hotman Paris

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita
Polisi Sebut Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan Hotman ParisNasional | okezone | Jum'at, 24 Juli 2026 - 16:22Dengarkan Berita

JAKARTA - Polisi menyebutkan telah memeriksa 10 orang saksi dalam kasus dugaan penghinaan profesi wartawan oleh Hotman Paris Hutapea, sebagaimana dilaporkan oleh Ketum MIO Indonesia, Ays Prayogie, beberapa waktu lalu.

"Kami sudah melakukan pengambilan keterangan terhadap 10 orang saksi," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya hingga kini masih mendalami kasus dugaan penghinaan profesi wartawan yang dilaporkan oleh Ketua Umum MIO Indonesia tersebut. Setelah itu, polisi baru akan melakukan klarifikasi terhadap Hotman Paris selaku pihak terlapor.

"Sehubungan laporan terhadap HPH, kebetulan yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya yang dilaporkan Ketua MIO (Media Independen Online), saat ini kami sudah melakukan pemeriksaan atau pengambilan keterangan terhadap beberapa orang saksi," tuturnya.

Baca Juga:Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menambahkan, terdapat dua laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penghinaan profesi wartawan oleh Hotman Paris. Kedua laporan tersebut tengah ditangani oleh pihak kepolisian hingga saat ini.

"Jadi ada dua laporan yang diterima Polda Metro Jaya. Pertama dari PWI, kedua dari MIO. Laporan PWI ditangani Direktorat Siber, sementara MIO ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum," jelasnya.

"Pasti dalam proses laporan akan dilakukan pendalaman terkait pelapor, saksi, dan barang bukti. Setelah itu akan berlanjut ke tingkat saksi-saksi ahli, apakah terkait kebahasaan atau Undang-Undang ITE. Baru nanti kami akan mengagendakan pemanggilan terhadap orang yang dilaporkan. Jadi ada tahapannya," kata Budi.

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BP Tapera Perkuat Ekosistem Perumahan Nasional untuk Atasi Backlog Hunian
• 4 jam lalu
0
thumb
AS Bersiap Bombardir Iran Lagi, Minta Warganya di Timur Tengah Siaga
• 16 jam lalu
0
thumb
Febrie Adriansyah Sedih Usai Hotman Paris Mundur, Ini Alasannya
• 6 jam lalu
0
thumb
Foto: Kebakaran Hutan Terus Merambat ke Rumah Warga di Prancis
• 4 menit lalu
0
thumb
Resmi Daftar di Kemenkum, Asri Tadda: Partai Gerakan Rakyat Dibangun Tanpa Patron Oligarki
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.