Siapa Laurin Ulrich? Calon Pemain Naturalisasi yang Pernah Jadi Kapten Timnas Jerman U-20

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Nama baru tiba-tiba mencuri perhatian pencinta sepak bola Indonesia. Sosok ini disebut masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Ia pernah dipercaya mengenakan ban kapten tim junior Jerman. Kini, Laurin Ulrich disebut berpeluang memperkuat Skuad Garuda.

Isu mengenai gelombang kedua program naturalisasi Timnas Indonesia semakin menguat. Salah satu nama yang kini ramai diperbincangkan adalah gelandang muda asal Jerman, Laurin Ulrich, yang saat ini berstatus sebagai pemain Stuttgart.

Spekulasi tersebut mencuat setelah Staf Khusus Menteri Hukum Republik Indonesia, Noor Korompot, mengunggah foto beserta profil Laurin Ulrich melalui akun Instagram pribadinya, @noorkorompotalks. Unggahan itu langsung memicu perhatian publik karena menyinggung kemungkinan sang pemain menjadi bagian dari proyek naturalisasi Indonesia.

Dalam unggahannya, Noor Korompot menyoroti latar belakang serta pengalaman internasional yang dimiliki pemain berusia 21 tahun tersebut.

“Pemain bola berdarah Indonesia berkebangsaan Jerman yang bermain sebagai gelandang (midfielder) Laurin Ulrich. Ia adalah seorang pemain muda berbakat yang pernah menjadi kapten Timnas junior Jerman,” tulis Noor Korompot dalam unggahannya, dikutip Jumat (24/7/2026).

Tak hanya itu, Noor juga mengungkap alasan Laurin Ulrich masuk dalam pembahasan naturalisasi. Menurutnya, pemain kelahiran Heidenheim, Jerman, tersebut memiliki garis keturunan Indonesia dari sang kakek yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur.

“Darah garis keturunan Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Masuk dalam radar pembahasan diaspora dan rumor naturalisasi untuk memperkuat lini tengah Timnas Indonesia,” terang Noor Korompot.

Meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari PSSI maupun pemerintah, unggahan tersebut memunculkan dugaan bahwa Laurin Ulrich menjadi salah satu kandidat pada kloter kedua naturalisasi. Sebelumnya, Indonesia telah menyelesaikan proses naturalisasi gelombang pertama yang melibatkan Luke Vickery dan Mitchell Baker.

Apabila proses itu benar-benar terealisasi, Timnas Indonesia berpotensi mendapatkan tambahan tenaga muda berkualitas untuk memperkuat sektor tengah. Usianya yang masih 21 tahun juga dinilai sesuai dengan kebutuhan regenerasi jangka panjang Skuad Garuda.

Berpengalaman di Sepak Bola Jerman

Laurin Ulrich lahir pada 31 Januari 2005 dan berkembang melalui akademi Stuttgart sebelum berhasil menembus level profesional. Sebelum bergabung dengan tim utama, ia lebih dahulu tampil bersama Stuttgart II.

Selama memperkuat tim kedua Stuttgart, Laurin menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Dalam 41 pertandingan, ia membukukan enam gol serta menyumbang 17 assist, catatan yang memperlihatkan kontribusinya sebagai gelandang kreatif.

Pada musim lalu, Laurin menjalani masa peminjaman bersama 1. FC Magdeburg yang berlaga di kompetisi kasta kedua Jerman atau 2. Bundesliga.

Bersama Magdeburg, ia tampil dalam 33 pertandingan dan mencetak tiga gol. Meski jumlah golnya tidak terlalu banyak, performanya dinilai konsisten berkat kemampuan mengatur tempo permainan, distribusi bola, dan kreativitas saat membangun serangan.

Kenyang Pengalaman Internasional

Salah satu nilai lebih yang dimiliki Laurin Ulrich adalah pengalaman di level internasional. Ia pernah menjadi bagian dari tim nasional Jerman pada berbagai kelompok usia, mulai U-16 hingga U-20.

Pengalaman tersebut membuatnya terbiasa bermain dalam atmosfer kompetitif dengan standar sepak bola Eropa. Kemampuan itu menjadi alasan mengapa namanya dinilai menarik jika benar-benar bergabung dengan Timnas Indonesia.

Selain beroperasi sebagai gelandang serang, Laurin juga mampu dimainkan sebagai gelandang tengah maupun winger kiri. Fleksibilitas tersebut membuatnya memiliki banyak opsi dalam berbagai skema permainan.

Nilai Pasar

Perkembangan performa Laurin Ulrich juga tercermin dari nilai pasarnya yang terus meningkat. Berdasarkan data Transfermarkt, market value sang pemain kini mencapai sekitar 2,3 juta euro atau lebih dari Rp43 miliar.

Nilai tersebut menempatkannya sebagai salah satu pemain muda dengan prospek menjanjikan di sepak bola Jerman. Tak mengherankan apabila namanya mulai dikaitkan dengan sejumlah klub Eropa sekaligus menjadi sorotan dalam wacana naturalisasi Timnas Indonesia. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bobby Nasution Jadi Gubernur Pertama Ngantor di Nias, Percepat Pembangunan
• 11 jam lalu
0
thumb
Elliot Anderson Berseragam Man City, Luka Modric Masih Dibutuhkan AC Milan
• 15 jam lalu
0
thumb
Hasil SEA V Cup 2026, Jumat 24 Juli: Bungkam Filipina 3-1, Timnas Voli Indonesia Tak Terkalahkan di Fase Grup
• 3 menit lalu
0
thumb
Momen Dinas Penerangan TNI AU Kunjungi Ruang Redaksi KompasTV
• 11 jam lalu
0
thumb
Perputaran Dana Judol Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.