-
-
-
-
-
Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, Kamis, 23 Juli 2026, Istana Kepresidenan membuka pintunya bagi generasi muda Indonesia. Pada kesempatan kali ini, sebanyak 286 siswa dan 24 guru dari Sekolah Menengah Atas Negeri Jakarta, berkesempatan untuk mengikuti program yang bertajuk Istana untuk Anak Sekolah.
Lewat kunjugan itu, ratusan siswa tersebut tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk berkeliling di kompleks Istana Kepresidenan, melainkan pula turut menyaksikan secara langsung, bagaimana sederet proses penting kenegaraan, serta melihat dari dekat bagaimana negara bekerja melayani rakyat.
Program Istana untuk Anak Sekolah, sendiri bukanlah sekedar kunjungan yang bersifat edukatif. Pasalnya, program Istana untuk Anak Sekolah, juga dirancang sebagai ruang belajar yang menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, serta semangat pengabdian. Mereka diajak untuk memahami, bahwa setiap cita-cita, sekecil terasa saat ini, dapat menjadi langkah awal untuk memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia di masa depan.
Melalui unggahan yang dibagikan di media sosial, Sekretariat Kabinet bahkan menuliskan sebuah harapan manis. Tentang sebuah mimpi, di mana anak-anak yang kini diundang untuk hadir ke Istana Negara, dapat "kembali" di masa depan sebagai tokoh pemimpin.
"Boleh jadi, beberapa tahun mendatang, ada di antara mereka yang kembali melangkah ke Istana sebagai pemimpin bangsa, menteri, diplomat, peneliti, pendidik, atau profesional yang berkarya dengan integritas dan dedikasi," begitu tertulis pernyataan yang diunggah di media sosial resmi Sekretaris Kabinet.
Baca Juga: Unggah Foto Bersama, Kapolri Tekankan Pentingnya Sinergitas TNI, Polri, dan Kejaksaan Jaga Stabilitas Keamanan
Seskab turut pula menyampaikan doa dan harapan agar pengalaman kunjungan ini dapat berdampak positif bagi para peserta. Utamanya, dalam menumbuhkan keyakinan pada diri siswa untuk terus belajar, keberanian untuk bermimpi setinggi-tingginya, serta tekad mempersiapkan diri menjadi generasi yang membawa kemajuan bagi Indonesia.
"Selamat Hari Anak Nasional. Karena anak-anak Indonesia hari ini adalah harapan, kekuatan, dan pemimpin Indonesia di masa depan," tulis Seskab.
Sebagai informasi, Program Istana untuk Anak Sekolah sendiri bukan kali pertama digelar. Sepekan sebelumnya, program serupa juga sempat dilangsungkan, dengan menyambut para siswa dari sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jakarta, sebagai wujud komitmen pemerintah menghadirkan ruang belajar yang inklusif bagi seluruh anak Indonesia.
Begitu pula pada Selasa (21/7/2026), ketika 300 pelajar gabungan dari SMA Negeri 46 Jakarta dan SMP Negeri 15 Jakarta yang mengikuti program ini untuk mengenal sejarah dan proses pemerintahan secara langsung.






Komentar (0)