Jakarta: Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 menjadi momentum PT Jasa Raharja (Persero) untuk terus memperkuat komitmen membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Upaya pencegahan melalui edukasi dinilai menjadi investasi penting untuk melindungi generasi penerus bangsa.
Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa setiap anak berhak tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, termasuk saat beraktivitas di jalan.
"Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa keselamatan anak merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, edukasi kepada pelajar dan mahasiswa akan terus kami perkuat sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih sadar dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas," ujarnya, dalam rilis resmi, Kamis, 23 Juli 2026.
Baca Juga :
10 Cara Mudah dan Seru Merayakan Hari Anak Nasional Bersama KeluargaSepanjang periode Januari hingga Juli 2026, Jasa Raharja telah melaksanakan Safety Campaign di delapan Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) yang diikuti 198 peserta didik, sebagai upaya mengenalkan budaya keselamatan sejak dini.
Kemudian, di jenjang yang lebih tinggi, kampanye serupa dilakukan di 139 sekolah menengah dan perguruan tinggi yang melibatkan 13.095 pelajar dan mahasiswa. Kelompok ini menjadi fokus utama karena merupakan usia yang mulai aktif menggunakan kendaraan bermotor, sekaligus termasuk kelompok dengan risiko kecelakaan lalu lintas yang relatif tinggi.
Pendekatan pencegahan juga dilakukan melalui Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL). Di tingkat TK dan SD, Jasa Raharja telah melibatkan 80 guru di dua satuan pendidikan sebagai agen keselamatan yang menanamkan kebiasaan berlalu lintas yang aman kepada anak-anak.
Jasa Raharja melaksanakan Safety Campaign di sekolah. (Istimewa)
Sementara itu, di 509 sekolah menengah dan perguruan tinggi, program yang sama telah menggandeng 29.974 tenaga pendidik untuk menyampaikan pesan keselamatan secara berkelanjutan.
"Guru dan dosen memiliki peran strategis. Melalui para pendidik, pesan keselamatan dapat terus ditanamkan kepada peserta didik secara berkelanjutan sehingga menjadi bagian dari budaya sehari-hari," kata Awaluddin.
Melalui momentum Hari Anak Nasional 2026, Jasa Raharja mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, komunitas, hingga instansi terkait untuk bersama-sama menumbuhkan budaya keselamatan sejak usia dini. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan makin banyak anak Indonesia yang tumbuh sebagai generasi cerdas dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.





Komentar (0)