jpnn.com, JAKARTA - Panji Bangsa resmi meluncurkan Koperasi Panji Bangsa bertepatan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Kamis (23/7).
Peluncuran koperasi tersebut dilakukan Bendahara Umum DPP PKB Bambang Susanto bersama Wakil Menteri Perindustrian RI yang juga Wakil Ketua Umum DPP PKB Faisol Riza.
BACA JUGA: Cak Imin Resmi Lantik 514 Ketua DPC PKB Se-Indonesia
Acara itu turut dihadiri Ketua Umum Dewan Komando Pusat (DKP) Panji Bangsa Gus Rivqy Halim Iskandar, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion, dan Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Iman Syukri.
Faisol Riza mengapresiasi pembentukan Koperasi Panji Bangsa yang dinilai menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus pemberdayaan masyarakat.
BACA JUGA: PKB: Dari Gus Dur ke Gus Muhaimin, Menjaga Langit, Merawat Indonesia
"Luar biasa Panji Bangsa memiliki koperasi. Semakin banyak koperasi, semakin besar pula pemberdayaan masyarakat yang dapat diwujudkan. Karena itu, mari kita dukung bersama Koperasi Panji Bangsa agar terus berkembang dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi anggota maupun masyarakat," kata Faisol.
Menurut dia, kehadiran koperasi akan memperluas akses ekonomi bagi anggota sekaligus memperkuat semangat gotong royong di lingkungan organisasi.
BACA JUGA: DEKOPIN Bidik Generasi Z, Tepis Anggapan Koperasi Model Ekonomi Lama
Sementara itu, Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion menilai koperasi menjadi instrumen penting untuk membangun fondasi ekonomi generasi muda.
"Saya terharu dengan hadirnya Koperasi Panji Bangsa. Generasi muda harus diarahkan pada kegiatan yang kreatif dan produktif, sehingga tidak hanya memiliki landasan berpolitik, tetapi juga memiliki landasan ekonomi yang kuat," ujarnya.
Bendahara Umum DPP PKB Bambang Susanto berharap koperasi tersebut mampu menjadi sarana pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
"Semoga kehadiran Koperasi Panji Bangsa membawa keberkahan, meningkatkan kesejahteraan anggotanya, serta memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat pada umumnya," tuturnya.
Ketua Umum DKP Panji Bangsa Gus Rivqy Halim Iskandar mengatakan peluncuran koperasi sejalan dengan tema Harlah PKB ke-28, yakni "Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi".
Menurut dia, koperasi merupakan implementasi semangat Pasal 33 UUD 1945 yang menempatkan ekonomi dijalankan berdasarkan prinsip demokrasi ekonomi untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
"Semangat hadirnya Koperasi Panji Bangsa selaras dengan tema Harlah PKB, 'Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi'. Ekonomi dijalankan dengan prinsip demokrasi sesuai Pasal 33 UUD 1945 yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan bersama," kata Gus Rivqy.
Dia menambahkan Koperasi Panji Bangsa menjadi pengejawantahan semangat ekonomi konstitusi di lingkungan organisasi.
"Koperasi ini adalah miniatur dan pengejawantahan semangat ekonomi konstitusi, di mana aktivitas ekonomi organisasi ditujukan sebesar-besarnya untuk kemakmuran anggota dan kader dengan berasaskan kekeluargaan," ujarnya.
Gus Rivqy berharap Koperasi Panji Bangsa dapat menjadi pilar pertumbuhan ekonomi organisasi sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kami optimistis koperasi ini tidak hanya memperkuat ekonomi organisasi, tetapi juga berkontribusi nyata meningkatkan perekonomian masyarakat luas," pungkasnya. (kkp/jpnn)
Redaktur : Friederich Batari
Reporter : Kenny Kurnia Putra





Komentar (0)