4 Ruang Kelas Rusak Berat, 270 Siswa SDN 09 Kebayoran Lama Numpang Belajar di Sekolah Lain

disway.id
15 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Sebanyak 270 siswa SDN 09 Kebayoran Lama, Jakarta, terpaksa menumpang belajar di sekolah lain karena ruang kelas di sekolah mereka rusak berat. 

Kepala Sekolah SDN 09 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kenhayati Dwi menyampaikan, sebanyak 270 siswa belajar ke SDN 11 Kebayoran Lama Selatan. 

Pemindahan sejalan dengan perbaikan yang akan dilakukan renovasi di gedung SDN 09. 

Adapun, sebanyak empat ruang kelas dan satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) rusak berat sejak 2024 lalu.

BACA JUGA:267 Sekolah Rusak Bencana di Sumatera Dibangun Ulang, Ini Target Pemerintah

"Jadi, kami sekolahnya bergantian dengan SDN 11 Kebayoran Lama Jadi, tidak ada. Hal-hal yang menghambat. Jadi, kami bekerja sama dengan SDN 11 Kebayoran Lama Selatan, semua siswa terfasilitasi dengan baik," ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam proses belajar mengajar dimulai dari kelas satu hingga kelas 6 dilakukan secara bergantian atau shift.

"Dengan sistem shift, dari jam 1 sampai dengan jam 5 sore," ujarnya.

Meski demikian, Kenhayati telah memperhitungkan waktu jam belajar yang t sesuai dengan standar kurikulum.

"Sudah kami perhitungkan. Untuk jam belajar itu harus sesuai dengan jam pembelajaran. Sudah kami hitung semua. Sudah kami sediakan bagaimanapun caranya untuk memfasilitasi peserta didik," tegasnya.

Tidak hanya kegiatan belajar, untuk kegiatan ekstrakurikuler siswa pihak sekolah juga telah menyiasatinya dengan mengatur jadwal terpisah.

BACA JUGA:Soroti Banyak Sekolah Rusak, PDIP Sayangkan Dana Pendidikan Rp 223,5 Triliun Justru untuk MBG

"Pembelajaran biasa, ekstrakurikuler kami sisihkan waktu yang lebih lain. Kita sisipkan. Ada agak pagi begitu, kita atur, pokoknya kita atur semua jamnya," jelasnya.

Keterbatasan kegiatan belajar mengajar selama dua tahun di sekolah ini, tidak membuat pihak sekolah putus asa. Di mana, pihak sekolah tetap memprioritaskan hak siswa dalam memperoleh ilmu pengetahuan.

"Kami memberikan perhatian khusus kepada peserta didik. Jadi anak-anak itu tetap terfasilitasi belajarnya," pungkasnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Baru Dibuka, Tiket Laga Pembuka Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Arema FC Ludes Terjual
• 14 jam lalu
0
thumb
AC Milan Pertahankan Luka Modrić untuk Satu Musim Lagi
• 3 jam lalu
0
thumb
Respons Berkelas Pelatih Timnas Indonesia John Herdman usai Vietnam dan Kamboja Banjir Pemain Naturalisasi di AFF 2026
• 21 jam lalu
0
thumb
Breaking News! Persib Akhirnya Terbebas dari Belenggu Banned FIFA, Bisa Daftarkan Mariano Peralta hingga Ragnar Oratmangoen
• 23 jam lalu
0
thumb
Urgensi Revisi UU Tipikor Akui Korupsi sebagai Pelanggaran HAM
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.