HARIAN.FAJAR.CO.ID, BONE – Upaya memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan teknologi dan pemasaran digital terus dilakukan oleh perguruan tinggi. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Optimalisasi Produksi dan Pemasaran Amplang melalui Integrasi Teknologi dan E-Commerce pada UMKM Yayaya Snack Desa Carigading Kabupaten Bone”, tim dosen Universitas Muhammadiyah Makassar berkolaborasi dengan Universitas Almarisah Madani mendampingi pelaku UMKM dalam meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki tata kelola usaha, serta memperluas pemasaran melalui platform digital.
Program ini didanai melalui Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2026 dengan Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.
Program yang berlangsung sejak Juni 2026 tersebut diawali dengan pelepasan tim pelaksana oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Edi Jusriadi, S.E., M.M. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memberdayakan UMKM melalui inovasi teknologi dan transformasi digital sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan di Desa Carigading, Kabupaten Bone, dihadiri oleh Kepala Desa Carigading, pelaku UMKM, dan masyarakat setempat. Tim PKM memberikan pendampingan secara terpadu, mulai dari aspek produksi, manajemen usaha, pengelolaan keuangan, hingga pemasaran digital.
Ketua Tim PKM, Dr. Ramly, S.E., M.Si., dosen Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Makassar, memberikan pelatihan digital marketing yang berfokus pada strategi promosi melalui media sosial, penguatan identitas merek, serta pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan penjualan produk UMKM.
Materi manajemen usaha dan manajemen keuangan disampaikan oleh Dr. Sri Andayaningsih, S.E., M.Si., dosen Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Makassar. Peserta dibekali keterampilan dalam mengelola usaha, menyusun pencatatan keuangan sederhana, mengendalikan biaya produksi, serta merancang strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Sementara itu, Melsa Jumliana, S.E., M.Ak., dosen Program Studi Akuntansi Universitas Almarisah Madani, memberikan pelatihan pembuatan dan pengelolaan akun e-commerce. Melalui pendampingan tersebut, UMKM Yayaya Snack kini telah memiliki akun TikTok Shop serta mulai aktif memasarkan dan menjual produk amplang secara daring. Dengan demikian, pemasaran produk tidak lagi hanya bergantung pada penjualan secara konvensional.
Pada aspek produksi, Alamsjah, S.T., S.E., M.M., selaku pembantu lapangan, memberikan pelatihan penggunaan alat pengaduk goreng amplang otomatis dan mesin spinner atau peniris minyak. Pemanfaatan kedua teknologi tepat guna tersebut diharapkan mampu mempercepat proses produksi, menghasilkan kualitas produk yang lebih konsisten, meringankan pekerjaan mitra, serta meningkatkan kapasitas produksi UMKM.
Ketua Tim PKM, Dr. Ramly, S.E., M.Si., mengatakan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari terlaksananya pelatihan, tetapi juga dari kemampuan mitra dalam mengimplementasikan pengetahuan dan teknologi yang diperoleh selama pendampingan.
“Kami ingin program ini menghasilkan perubahan nyata bagi mitra. Alhamdulillah, Yayaya Snack kini telah memiliki toko di TikTok Shop dan mulai memasarkan produknya secara digital. Di sisi lain, penggunaan alat pengaduk goreng amplang otomatis dan mesin spinner diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus kualitas produk. Harapannya, UMKM ini semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Kepala Desa Carigading, Ilyas menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dapat terus berlanjut untuk mendukung pengembangan UMKM di wilayahnya.
“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena memberikan solusi terhadap tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, baik dari sisi produksi maupun pemasaran. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut sehingga UMKM di Desa Carigading semakin maju dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Ilyas.
Pemilik UMKM Yayaya Snack, Yaya Ramadhania, mengaku memperoleh banyak manfaat dari pendampingan yang diberikan oleh tim PKM. Selain memiliki akses pemasaran digital, bantuan teknologi tepat guna juga membantu mempercepat dan mempermudah proses produksi amplang.
“Kami sekarang sudah memiliki akun TikTok Shop dan mulai menerima pesanan secara online. Bantuan alat pengaduk goreng amplang otomatis dan mesin spinner membuat proses produksi lebih cepat, hasil produk lebih baik, dan pekerjaan menjadi lebih ringan. Kami optimistis usaha Yayaya Snack akan terus berkembang,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Makassar, yaitu Nur Fadhillah dan Citra Nurfadilah. Keduanya berperan dalam pendampingan UMKM, pelatihan penggunaan e-commerce, dokumentasi kegiatan, serta implementasi digitalisasi usaha.
Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari penerapan pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mendampingi pelaku UMKM serta membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra.
Pada akhir kegiatan, Tim PKM menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan yang diberikan melalui Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026.
Dukungan tersebut menjadi pendorong terwujudnya kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Makassar dan Universitas Almarisah Madani dalam menghadirkan inovasi teknologi, penguatan kapasitas usaha, dan transformasi digital bagi UMKM.
Melalui program ini, UMKM Yayaya Snack diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan daya saing produk amplang sebagai salah satu produk lokal Desa Carigading, Kabupaten Bone. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemandirian UMKM dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)






Komentar (0)