KEPULAUAN SELAYAR, iNews.id – Operasi pencarian hari kesembilan tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, membuahkan hasil, Kamis (23/7/2026). Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia di sekitar Perairan Pulau Matahalang.
Jasad korban ditemukan warga dan petugas dalam kondisi tubuh membengkak serta sulit dikenali setelah terombang-ambing di lautan lepas selama sembilan hari.
Usai dievakuasi sementara ke Pulau Matahalang, jenazah langsung dilarikan menggunakan kapal SAR menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, untuk diserahkan ke Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulsel guna proses identifikasi medis.
Selain penemuan korban baru, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama Polres Kepulauan Selayar memperbarui data resmi manifest penumpang kapal tersebut.
Baca Juga:Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh PolisiSetelah dilakukan proses pencocokan ulang (cross-check), jumlah total penumpang KM Nurul Salsa yang semula tercatat 78 orang direvisi menjadi 76 orang lantaran ditemukannya duplikasi nama pada daftar penumpang selamat.
“Hasil revisi manifest. Total 76 orang dari semula tercatat 78 orang akibat duplikasi nama. Rinciannya, 58 orang selamat, 4 meninggal dunia dan 14 masih dalam pencarian,” ungkap Kepala Kantor Basarnas Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar.
Dia memastikan armada SAR gabungan akan terus memaksimalkan pencarian terhadap 14 korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
"14 penumpang lainnya masih dalam penyisiran intensif tim gabungan di perairan Selayar," ungkap Muhammad Arif Anwar.
Tim SAR gabungan berkomitmen memperluas radius penyisiran di sekitar lokasi titik karamnya KM Nurul Salsa dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan.
#sulsel





Komentar (0)