jpnn.com, JAKARTA - Memperingati Hari Anak Nasional 2026, gerakan sosial Mulai Dari Kita meluncurkan buku cerita anak berjudul 'Anak Jagoan dan Pasukan Kemo Rangers', sebuah buku pendamping psikososial yang dirancang untuk membantu anak-anak pejuang kanker memahami perjalanan pengobatan melalui cerita yang hangat, imajinatif, dan penuh harapan.
Diinisiasi oleh Aninditha Anestya Bakrie (Ditha Bakrie) dan ditulis oleh Ilham Fahmi, buku ini lahir dari keyakinan bahwa proses penyembuhan anak tidak hanya bergantung pada pengobatan medis, tetapi juga membutuhkan dukungan emosional yang membantu mereka merasa lebih tenang, berani, dan tidak sendirian dalam menghadapi setiap tahapan terapi.
BACA JUGA: Peringati Hari Anak Nasional, Pertamina Bagikan Paket Seragam Sekolah di Balikpapan
Melalui tokoh Anak Jagoan, Super Sel, Pasukan Kemo Rangers, dan karakter antagonis Kangkoro, buku ini mengajak anak-anak memahami apa yang sedang terjadi di dalam tubuh mereka dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, tanpa menimbulkan rasa takut.
Cerita dikembangkan menggunakan pendekatan metafora sehingga anak dapat memandang pengobatan sebagai sebuah perjalanan penuh semangat, bukan sesuatu yang menakutkan.
BACA JUGA: Rayakan Hari Anak Nasional, Morinaga Hadirkan Door of Future Experience di CFD Jakarta
Buku ini juga disusun dengan pendampingan psikolog anak agar setiap cerita mampu membantu anak mengenali emosinya, mengurangi kecemasan terhadap tindakan medis, menghindari rasa menyalahkan diri sendiri (self-blame), serta membangun rasa percaya diri selama menjalani pengobatan.
Lebih dari sekadar buku cerita, Anak Jagoan dan Pasukan Kemo Rangers merupakan sebuah gerakan kepedulian. Buku ini akan tersedia melalui program pre-order, dan 100% keuntungan dari penjualan buku akan didonasikan untuk membantu anak-anak pejuang kanker dari keluarga prasejahtera, sehingga setiap pembelian buku turut menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang berjuang melawan kanker.
BACA JUGA: Lagu Adikku Sayang, Persembahan Gen Zigma di Hari Anak Nasional
"Semoga setiap halaman pada buku ini dapat menghadirkan senyum, menumbuhkan keberanian, dan menjadi penyemangat bagi anak-anak serta keluarga yang mendampingi mereka. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya buku ini. Dan semoga usaha kecil ini dapat memberikan manfaat yang besar, menjadi pengingat bahwa harapan akan selalu ada, dan anak pejuang kanker adalah anak-anak hebat yang layak untuk terus bermimpi dan meraih masa depan yang indah," ujar Aninditha Anestya Bakrie
, penggagas buku Anak Jagoan dan Pasukan Kemo Rangers.
Menurut Ilham Fahmi, pendekatan cerita dipilih agar anak-anak dapat memahami penyakit yang mereka hadapi tanpa kehilangan dunia bermain dan imajinasi yang menjadi bagian penting dari masa kanak-kanak.
Peluncuran buku diselenggarakan pada Kamis, 23 Juli 2026, di Studio tvOne, The Convergence Indonesia, Jakarta, dan menghadirkan sesi storytelling oleh Wiwin Windrati dari Di Antara Arah Project, diskusi bersama psikolog anak Gisella Tani Pratiwi, M.Psi., Psikolog, tenaga kesehatan, organisasi pendamping anak pejuang kanker, serta insan media.
Menurut Psikolog Gisella Tani Pratiwi, M.Psi., cerita memiliki peran penting dalam membantu anak menghadapi proses pengobatan.
"Anak-anak memahami dunia melalui cerita. Ketika mereka dapat memahami apa yang sedang terjadi di dalam tubuhnya dengan cara yang aman dan sesuai dengan tahap perkembangannya, rasa takut akan berkurang dan mereka akan merasa memiliki kendali atas proses yang dijalani. Dukungan psikososial seperti ini merupakan bagian penting dari proses penyembuhan secara menyeluruh," jelasnya.
Rangkaian peluncuran juga diisi dengan sesi diskusi, tanya jawab bersama media, serta penyerahan simbolis buku sebagai bentuk komitmen untuk memperluas akses terhadap media pendamping psikososial bagi anak-anak pejuang kanker di Indonesia. (rhs/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggota TNI AD Dibunuh Pakai Senjata Tajam
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti





Komentar (0)