Segera Rampungkan Pemain Asing, PSM Makassar Segera Lepas dari FIFA Registration Bans Susul Persib Bandung

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PSM Makassar berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan persoalan FIFA Registration Bans jelang bergulirnya Super League 2026/2027. Manajemen optimistis sanksi tersebut segera dicabut sehingga proses pendaftaran pemain anyar, termasuk legiun asing, dapat berjalan tanpa hambatan.

Optimisme itu semakin menguat setelah dua klub Indonesia, yakni Persib Bandung dan PSIS Semarang, resmi keluar dari daftar FIFA Registration Bans usai menyelesaikan sengketa yang membelit mereka.

Per hari ini, nama Persib Bandung dan PSIS Semarang sudah tidak lagi tercantum dalam daftar sanksi FIFA, menandakan kedua klub telah memenuhi seluruh kewajibannya.

Di sisi lain, Semen Padang justru mendapat tambahan satu perkara baru yang diterbitkan FIFA pada 21 Juli 2026. Kabau Sirah kini harus menyelesaikan empat sengketa sebelum sanksinya dicabut.

PSM Masih Masuk Daftar FIFA

Berbeda dengan Persib dan PSIS, PSM Makassar hingga kini masih tercatat dalam daftar FIFA Registration Bans.

Kondisi tersebut membuat Juku Eja belum bisa mendaftarkan pemain baru selama sanksi belum dicabut.

Padahal, PSM tengah merampungkan komposisi skuad musim ini dengan mendatangkan sejumlah pemain baru, termasuk legiun asing seperti Nenad Lalic dan Stefan Jevtoski. Manajemen juga masih memburu seorang penyerang asing untuk melengkapi kebutuhan pelatih Darije Kalezic.

Manajemen Pastikan Sanksi Akan Diselesaikan

Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin, menegaskan bahwa penyelesaian sanksi FIFA telah menjadi bagian dari perencanaan klub.

Menurutnya, manajemen telah menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan agar persoalan tersebut segera tuntas.

“Kami sudah menyusun perencanaan jauh-jauh hari dan itu kita sudah bahas dengan pelatih kepala dan jadi tanggung jawab kami di manajemen. Insyaallah sanksi FIFA ini akan kami selesaikan,” ujar Nur Fajrin.

Ia juga memastikan bahwa aktivitas operasional klub tidak terganggu meski masih berstatus terkena FIFA Registration Bans.

“Perlu kami tegaskan kembali bahwa yang dikenai PSM adalah FIFA Registration Bans, artinya kami dalam ranah operasional sama sekali tidak terganggu, termasuk proses rekrutmen pemain.”

Bursa Transfer Masih Aman

Nur Fajrin menjelaskan, sanksi FIFA hanya membatasi klub untuk mendaftarkan pemain baru, bukan merekrut atau melakukan negosiasi dengan pemain.

Karena pendaftaran pemain untuk Super League baru dibuka pada pertengahan Agustus, manajemen masih memiliki waktu untuk menyelesaikan seluruh kewajiban sebelum kompetisi dimulai.

“Kami sudah menyusun langkah-langkah penyelesaian sesuai perencanaan keuangan dan cash flow yang dimiliki klub,” tambahnya.

Dua Sengketa Jadi PR Besar

PSM sebelumnya menerima sanksi FIFA pertama pada 22 Mei 2026.

Namun, situasi menjadi lebih rumit setelah FIFA kembali menjatuhkan sanksi kedua pada 7 Juli 2026, sehingga jumlah perkara yang harus diselesaikan bertambah menjadi dua.

Persoalan tersebut kini menjadi pekerjaan rumah utama manajemen di tengah proses pembentukan skuad baru bersama pelatih Darije Kalezic.

Fokus Rampungkan Skuad

Selain menyelesaikan persoalan administrasi di FIFA, PSM juga tengah fokus melengkapi komposisi pemain asing.

Saat ini Juku Eja telah mendatangkan bek Nenad Lalic dan gelandang bertahan Stefan Jevtoski. Manajemen juga masih memburu satu penyerang asing untuk memperkuat daya gedor tim setelah gagal merekrut Adrian Dalmau.

Apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana, PSM berpeluang mengikuti jejak Persib Bandung yang sukses keluar dari FIFA Registration Bans dan dapat mendaftarkan seluruh pemain barunya tepat waktu sebelum Super League 2026/2027 resmi bergulir.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
16 Kepala Daerah Terjerat Korupsi, Semuanya Pernah Dikumpulkan Prabowo di Sentul
• 16 jam lalu
0
thumb
KDM Gelar Sayembara Tangkap Maling & Begal Hidup-Hidup, Hadiah Rp 5-50 Juta
• 5 jam lalu
0
thumb
Sucofindo dan DSI Perkuat Verifikasi Ekspor Cegah Praktik Under Invoicing
• 26 menit lalu
0
thumb
Bakal Punya Fasilitas Riset, Pabrik Kendaraan Nasional Dibangun di Subang
• 6 jam lalu
0
thumb
Polisi Pastikan Ledakan di Rumah Grand Polonia Medan Bukan dari Bom
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.