Prabowo Minta Nanik Jadi Dewan Pengawas BGN

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta Nanik S. Deyang menjadi dewan pengawas Badan Gizi Nasional (BGN).

Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

BACA JUGA: Nanik Deyang Mengundurkan Diri dari Kepala BGN, Menyinggung Isu Pilpres 2029

"Ya itu, kan, permintaan, atau permohonan dari Bapak Presiden karena pengalaman beliau dirasa masih bisa untuk membantu BGN," kata Prasetyo ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis.

Terkait dasar hukum pembentukan dewan pengawas BGN, Prasetyo menyebut pihaknya masih mengkaji kebutuhan pembaruan regulasi.

BACA JUGA: Nanik S Deyang: Saya Harus Mundur sebagai Kepala BGN 

Hal itu mengingat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2024 tentang BGN yang mengatur struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) belum memuat nomenklatur "dewan pengawas" secara tegas. Perpres itu hanya mengatur keberadaan "dewan pengarah".

“Nanti kita lihat, ya. Sebenarnya maknanya bisa jadi sama, ya, dewan pengarah maupun dewan pengawas dalam hal menjalankan tugasnya," kata dia.

BACA JUGA: Inilah Alasan Prabowo Setuju Nanik Deyang Mengundurkan Diri dari Kepala BGN

Menurut Prasetyo, pemerintah tidak ingin terjebak dalam perbedaan istilah antara "pengarah" dan "pengawas".

"Yang penting nanti fungsinya. Kalau memang kemudian berdasarkan perpres itu sudah ada nomenklaturnya di situ SOTK-nya dewan pengarah dan kalau memang tugasnya itu kemudian sesuai juga dengan yang kita kehendaki, tidak ada masalah juga," katanya.

Nanik mengundurkan diri dari Kepala BGN. Pengunduran dirinya itu dikonfirmasi Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan Dirgayuza Setiawan pada Rabu (22/7) pagi.

Dalam pernyataan yang diunggah di media sosialnya, Nanik menjelaskan bahwa pengunduran dirinya berkaitan dengan kebutuhan pengobatan jantung di luar negeri.

Kendati demikian, dia mengaku diminta untuk tetap ikut mengawasi BGN.

"Kemungkinan Presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya," tulis Nanik.

Seusai pengunduran diri Nanik, Presiden Prabowo melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN baru pada Rabu (22/7) sore.

Sudaryono menyatakan terbuka dengan rencana pembentukan dewan pengawas BGN guna membantu penyempurnaan tata kelola.

"Ada dewan pengawas menurut saya lebih baik, ditambah pengawas-pengawas swasta. Kalau ada hal-hal yang enggak benar, ya, boleh untuk dilaporkan. Jadi, saya membuka diri untuk segala inisiatif," kata dia dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (22/7). (ant/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggota TNI AD Dibunuh Pakai Senjata Tajam


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Didakwa Korupsi Proyek dan Gratifikasi
• 30 menit lalu
0
thumb
Jaksa Agung Lakukan Rotasi Besar-besaran, Rinaldi Umar Resmi Jabat Dirdik Jampidsus
• 14 jam lalu
0
thumb
Pengusaha Muda Diduga Diperas Rp 500 Juta oleh Pengacara di Jakpus, Lehernya Dipiting
• 20 jam lalu
0
thumb
Polda Jateng Sita 227 Ribu Botol Miras Ilegal Selama Operasi Pekat 2026
• 23 jam lalu
0
thumb
Peringati Hari Jadi, KDM Ajak Warga Jaga Ekosistem Wujudkan Purwakarta Istimewa
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.