Bandung Red Zone Begal, Teteh Cantik ini Hubungi Call Center Polri Berujung Dikawal Polisi saat Pulang Kerja Malam Viral

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bandung, tvOnenews.com - Seorang teteh cantik di Bandung viral di media sosial. Ia mengetahui status rawan dan darurat begal terjadi di Kota Bandung.

Dilihat dari akun TikTok @inisalmaulee & Instagram @adindareligia, Kamis (23/7/2026), teteh cantik bernama Adinda Religia membagikan pengalaman saat pulang kerja malam di tengah kondisi Bandung rawat begal.

Dalam unggahan video viral tersebut, Adinda melakukan perjalanan dengan menggunakan kendaraan sepeda motor. Kondisinya ia lagi pulang bekerja dari kawasan Rajawali, Senin (20/7/2026), sekitar pukul 21.48 WIB.

Kondisi jalanan saat itu sangat gelap. Adinda mendadak kepikiran menghubungi Call Center Polri melalui layanan nomor 110.

"Awalnya karena takut, saya mendadak punya ide buat menelepon polisi," ujar Adinda saat dihubungi awak media, Kamis (23/7/2026).

Mobil patroli polisi mengawal rombongan teteh cantik di tengah kondisi Kota Bandung darurat begal viral
Sumber :
  • TikTok/@inisalmaulee

Adinda menjelaskan alasan dirinya berani menghubungi polisi. Teteh cantik itu mengetahui informasi yang ramai diperbincangkan belakangan ini bahwa Bandung masuk zona merah begal.

Sementara, ia selalu melintasi kawasan Flyover Kopo setiap pulang kerja. Di area tersebut disebutkan masuk "zona merah" sebagai tempat beraksinya begal.

"Flyover Kopo itu masuknya zona merah, makanya berani buat nelepon polisi," terangnya.

Tak hanya itu, ia juga mengaku ketakutan karena di kawasan tersebut pernah ada kerusuhan. Hal ini mendorong dirinya menghubungi layanan 110.

"Kemarin juga ada kerusuhan di Kopo. Kalau enggak salah itu gojek sama matel gitu, terus berita begal di mana-mana," tuturnya.

Ia tidak membantah baru pertama kali menghubungi layanan 110. Upayanya menelepon polisi justru tersambung dengan cepat sehingga langsung ditanya oleh operator terkait lokasi dan kebutuhannya.

"Saya jelaskan ingin diantar pulang dari tempat kerja sampai ke daerah rumah. Saya tanya bisa atau tidak, lalu dijawab bisa," jelasnya.

Ia tidak sendirian. Dua rekannya yang menggunakan kendaraan sepeda motor juga hendak menuju kawasan Kopo turut mendapat layanan serupa.

Ia terkejut mobil patroli dari Polsek Andir tiba-tiba datang ke lokasi. Menariknya, mereka hanya butuh menunggu kurang dari 30 menit.

"Kemudian kami ditanya mau diantar dan ke daerah mana. Kami bertiga, sama dua temanku yaitu satu cewek dan satu cowok. Kami sama-sama ke daerah Kopo juga, lalu diantar sampai dekat rumah," bebernya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Musim Kemarau Sumur Jadi Asin, 1.500 Jiwa Alami Krisis Air Bersih di Indramayu
• 21 jam lalu
0
thumb
Kota yang menjamu sepak bola
• 10 jam lalu
0
thumb
Selamat Jalan Om Basri, Legenda yang Mengabdikan Hidupnya untuk Sepak Bola Indonesia
• 8 jam lalu
0
thumb
Kepala BGN Baru, Akankah Tata Kelola Program MBG Berubah? | KOMPAS SIANG
• 2 jam lalu
0
thumb
Respons Sudaryono Soal Kritikan Hentikan MBG: Tender Politiknya Prabowo
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.