Perjalanan Hijrah Mondy Tatto: Dulu Mau Istiqomah, Kini Terseret Kasus Pembunuhan

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Nama Mondy Tatto atau yang juga dikenal sebagai Mondy Punk kembali menjadi sorotan publik. Perempuan yang pernah viral karena kisah hijrahnya itu kini menghadapi persoalan hukum setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya seorang anak punk pengamen jalanan berinisial FA di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Perjalanan hidup Mondy pun kembali menjadi perhatian. Sosok yang dahulu dikenal karena tekadnya meninggalkan kehidupan lamanya dan berusaha istiqomah dalam menjalani ajaran agama kini justru terseret dalam kasus pidana yang menyita perhatian masyarakat.

Baca Juga :
Jadi Tersangka Pembunuhan, Mondy Tatto Pernah Viral Gegara Kasus Pelecehan Ustaz
Viral! Pria Diduga Lecehkan Penumpang Wanita di Transjakarta, Dapat Sanksi Blacklist

Sebelum ramai diperbincangkan karena berbagai kontroversi, Mondy merupakan seorang perempuan bertato yang sempat viral di media sosial. Penampilannya yang penuh tato membuat kisah hijrahnya menarik perhatian banyak orang. Saat itu, ia bahkan mendapat bantuan berupa uang, pakaian muslim, hingga hijab syar'i dari pendakwah asal Malaysia, Ustaz Ebit Lew, sebagai bagian dari proses perubahan hidupnya.

Kini Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pembunuhan

Kasus terbaru yang menjerat Mondy bermula dari peristiwa dugaan penganiayaan terhadap seorang anak punk berinisial FA. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah diduga mengalami kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama.

Dalam penyelidikan, polisi menetapkan Mondy yang memiliki identitas DRA alias M bersama seorang pria berinisial DD sebagai tersangka. Keduanya diduga terlibat dalam aksi kekerasan yang berujung pada meninggalnya korban.

Peristiwa tersebut terjadi di depan sebuah salon di Jalan KH Asnawi, Kampung Lanai, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, pada Sabtu, 27 Juni 2026. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, aparat kepolisian menangkap kedua tersangka di Kampung Kaum Kalijeruk, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, pada Selasa, 14 Juli 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.

Penetapan status tersangka itu sontak mengingatkan publik pada perjalanan hidup Mondy yang sebelumnya sempat menjadi simbol perubahan bagi sebagian warganet.

Pernah Bertekad Bangun Rumah Hidayah untuk Anak Punk

Jauh sebelum terseret kasus hukum, Mondy Tato sempat menunjukkan komitmennya untuk berhijrah. Ia mulai mengenakan hijab dan aktif mengikuti kajian agama setelah kisah hidupnya viral di media sosial.

Baca Juga :
TNI Sebut Pelaku Pembunuhan Prada Arif Budi di Tangsel Ada 9 Orang
Bertambah 3 Orang! Polisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuhan Anggota TNI di Tangsel
Kebrutalan Pembunuhan Prajurit TNI di Tangsel, Korban Ditusuk 10 Kali

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mundur Sebagai Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Hotman Paris Ngaku Kesakitan di Bagian Pinggang
• 4 jam lalu
0
thumb
Tabungan Anak BRI: Syarat, Setoran Awal, dan Cara Daftar
• 2 jam lalu
0
thumb
Mensesneg Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Kuntadi Ditunjuk Jadi Jampidsus | KOMPAS PETANG
• 20 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam Naik Rp5.000 Menjadi Rp2,64 Juta per Gram
• 7 jam lalu
0
thumb
Masih Macet! Hindari Jalan Cakung-Cilincing
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.