Akui Kesabarannya Masih Setipis Tisu, Ivan Gunawan Getol Bangun Masjid demi Ketenangan Hidup

grid.id
7 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Desainer sekaligus pembawa acara Ivan Gunawan giat melakukan aksi sosial yang nyata. Pria yang akrab disapa Igun ini tengah terlibat dalam proyek membangun 99 masjid.

Secara terbuka, desainer berusia 44 tahun ini mengaku bahwa dirinya masih terus belajar untuk mengendalikan emosi. Ia merasa tingkat kesabarannya saat ini masih sangat minim.

Hal itu pun berkaitan dengan nama salah satu masjid dari program yang didukungnya.

"Di masjid yang ke-99 namanya As-Sabar. Insya Allah biar Kak Igun diberikan kesabaran yang lebih, ya kan? Sampai hari ini kesabarannya masih setipis tisu ya," kata Ivan Gunawan saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026).

Bagi Ivan Gunawan, mendirikan masjid dengan nama salah satu Asmaul Husna adalah bentuk doa dan ikhtiar spiritual agar ia bisa menjadi pribadi yang lebih bijak dalam menghadapi berbagai ujian hidup.

"Aku kenapa pilih As-Sabar? Karena aku pengen jadi manusia yang lebih sabar. Menyikapi segala sesuatu dengan kesabaran, gitu," imbuhnya1.

Tak menampik, langkah Ivan Gunawan dalam menggalang aksi kemanusiaan dan keagamaan tak jarang memancing komentar miring dari netizen. Sebagian pihak bahkan menudingnya sengaja melakukan pencitraan atau pamer di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Ivan memberikan jawaban menohok. Ia menegaskan bahwa popularitas serta jumlah pengikutnya yang besar di media sosial adalah amanah yang harus dimanfaatkan untuk menyebarkan pengaruh positif.

"Jadi bukannya untuk pamer, bukannya untuk menyombongkan diri, enggak sama sekali. Tapi karena platform saya begitu besar, jadi saya mau mengajak semakin banyak orang untuk bisa ikut dengan gerakan-gerakan yang aku buat," tegas Ivan Gunawan.

Lebih lanjut, di balik kesibukan dunia hiburan dan hiruk-pikuk popularitas, Ivan Gunawan mengakui ada hal jauh lebih berharga yang ia dapatkan dari aksi berbagi ini, yakni ketenangan hidup. Menurutnya, rasa damai di dalam hati setelah membantu sesama adalah kenikmatan hakiki.

"Tapi yang sesuatu yang mahal dan enggak bisa dibayar dengan apa pun, itu ketenangan. Kita tuh hidup bisa tenang, bisa enggak ada gelisah, enggak ada rasa takut. Ya, insya Allah hari-hari dijaga sama Allah," pungkasnya.(*)

 

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jadi Titik Balik, 5 Shio Ini Diprediksi Meraih Kekayaan dan Kesuksesan Tahun Ini
• 8 jam lalu
0
thumb
Dua Jalan Tol di Pulau Jawa Disiapkan untuk Uji Coba Pendaratan Jet Tempur Saat Darurat
• 14 jam lalu
0
thumb
Pengelolaan Sampah TPST Bantargebang Beralih ke Controlled Landfill, Ini Bedanya dengan Open Dumping
• 20 jam lalu
0
thumb
Harga Minyak Terus Mendaki, Saham ENRG hingga MEDC Naik Lagi
• 5 jam lalu
0
thumb
3 Hektar Hutan Jati di Kulon Progo Terbakar, Kemarau Mempercepat Penyebaran Titik Api
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.