Bandung dan Semarang tercatat memiliki kualitas udara tergolong sehat pagi ini, Kamis (23/7). Dari pantauan situs IQAir pukul 07.09 WIB, kualitas udara wilayah-wilayah ini mencatatkan poin AQI kurang dari 50 atau tergolong baik.
Kualitas udara yang tergolong baik dinilai menjadi waktu yang tepat untuk beraktivitas di luar ruangan.
"Ini adalah waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko yang ditimbulkan oleh udara yang dihirup," demikian pernyataan IQAir, dikutip pada Kamis (23/7).
Berikut daftar kota di Indonesia dengan kualitas udara terbaik pagi ini:
- Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 44 atau dalam kategori baik,
- Semarang, Jawa Tengah, dengan poin AQI 45 atau dalam kategori baik,
- Pekanbaru, Riau, dengan poin AQI 63 atau dalam kategori sedang,
- Badung, Bali, dengan poin AQI 68 atau dalam kategori sedang,
- Tangerang, Banten, dengan poin AQI 68 atau dalam kategori sedang.
Di sisi lain, kualitas udara Kota Palembang di Sumatera Selatan tercatat paling buruk di Indonesia pagi ini. Dengan poin AQI 117, kualitas udara Palembang tergolong tidak sehat bagi kelompok sensitif. Pada kondisi ini, anak-anak, ibu hamil, penduduk lanjut usia, dan penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.
IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Sementara di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara paling sehat mencapai poin AQI 8, tepatnya berada di Melbourne, Australia. Berikutnya disusul Montreal di Kanada dengan poin AQI 10 dan Canberra di Australia dengan poin AQI 12.
Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, kualitas udara di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo menjadi yang terburuk di dunia pagi ini. Dengan poin AQI 173, kualitas udara Kinshasa masuk kategori tidak sehat.
Urutan di bawahnya diisi oleh Kampala di Uganda dengan poin AQI 147 dan Johannesburg di Afrika Selatan dengan poin AQI 144. Kualitas udara keduanya tergolong tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks umumnya mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-15o.
Sedangkan kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.





Komentar (0)