KDRT pada Anak Bisa Ganggu Tumbuh Kembang, Ini Dampaknya-Tips Parenting

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap anak tidak hanya meninggalkan luka yang terlihat di tubuh. Dampaknya juga dapat memengaruhi kesehatan mental, perkembangan otak, hingga kehidupan sosial anak dalam jangka panjang. Karena itu, penting bagi orang tua dan masyarakat untuk memahami dampak KDRT agar dapat mencegah sekaligus memberikan perlindungan kepada anak. 5 Dampak KDRT terhadap Anak yang Perlu Diwaspadai Orang Tua Berikut beberapa dampak KDRT terhadap tumbuh kembang anak yang perlu diketahui seperti dikutip dari laman resmi Halodoc. 1. Mengganggu Kesehatan Fisik Anak KDRT dapat menyebabkan berbagai cedera fisik, mulai dari memar, luka, patah tulang, hingga cedera serius. Kondisi tersebut bukan hanya menimbulkan rasa sakit, tetapi juga dapat menghambat proses tumbuh kembang anak jika tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat. 2. Memicu Gangguan Kesehatan Mental Anak yang menjadi korban KDRT berisiko mengalami trauma psikologis. Mereka juga lebih rentan mengalami kecemasan, depresi, hingga gangguan stres pascatrauma atau post-traumatic stress disorder (PTSD) yang dapat terbawa hingga dewasa. 3. Menghambat Perkembangan Otak Trauma yang berlangsung dalam waktu lama dapat memengaruhi perkembangan otak anak. Dampaknya, kemampuan berpikir, belajar, berbicara, serta perkembangan kognitif anak bisa terganggu sehingga memengaruhi proses belajar dan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :

Kenapa Orang Tua Harus Mau Mendengarkan Anak? Ini Penjelasannya-Tips Parenting
4. Menyebabkan Kesulitan Bersosialisasi Korban KDRT sering kali kehilangan rasa aman dan kepercayaan terhadap orang lain. Akibatnya, anak dapat menjadi pendiam, menarik diri dari lingkungan sosial, atau justru menunjukkan perilaku agresif saat berinteraksi dengan orang lain. 5. Memunculkan Masalah Perilaku Dampak lain yang kerap muncul adalah perubahan perilaku. Anak bisa menjadi lebih mudah marah, emosinya tidak stabil, merasa rendah diri, hingga kesulitan mengendalikan emosi dan perilakunya.

Perubahan tersebut dapat memengaruhi hubungan anak dengan keluarga, teman, maupun lingkungan sekolah apabila tidak ditangani sejak dini. Pentingnya Peran Orang Tua dan Masyarakat Seluruh dampak KDRT saling berkaitan dan dapat memengaruhi masa depan anak. Oleh karena itu, orang tua perlu menciptakan lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang agar anak dapat tumbuh secara optimal.

Selain itu, masyarakat juga memiliki peran penting. Jika melihat atau mengetahui adanya dugaan KDRT terhadap anak, jangan ragu melaporkannya kepada pihak berwenang atau menghubungi tenaga profesional agar korban memperoleh perlindungan dan pendampingan yang dibutuhkan.

Nah, KDRT terhadap anak bukanlah persoalan yang bisa dianggap sepele. Dampaknya dapat memengaruhi kondisi fisik, mental, hingga masa depan anak. Semakin cepat kekerasan dihentikan dan korban mendapatkan bantuan, semakin besar pula peluang anak untuk pulih dan tumbuh dalam lingkungan yang sehat serta aman.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Odetta Aisha Amrullah)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dokter Koas FKUI Ditemukan Tewas di Penginapan Lampung, Ini Kronologi Lengkapnya!
• 16 jam lalu
0
thumb
Gaji Donny Ermawan yang Rangkap Jabatan Gubernur URI dan Wamenhan, Akankah Dapat Penghasilan Dobel?
• 19 jam lalu
0
thumb
Jelang HUT RI ke-81, 5 Tradisi Unik Ini Warnai Perayaan Kemerdekaan Indonesia di Berbagai Daerah, Tirakatan hingga Pacu Kuda
• 23 jam lalu
0
thumb
Pelaku Pelecehan di TransJ Jalur Langit Berakhir Masuk Daftar Hitam
• 12 jam lalu
0
thumb
Mutasi Kejagung, Rinaldi Umar Ditunjuk Jadi Direktur Penyidikan Jampidsus
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.