jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (22/7).
Pertemuan tersebut berlangsung di tengah pelaksanaan Muktamar NU yang makin dekat.
BACA JUGA: Gus Choi Sebut 3 Guru Besar Layak Pimpin PBNU, Penentu Tetap Muktamirin
Gus Yahya menjadi salah satu sosok yang berminat untuk kembali maju dalam bursa Ketua Umum pada Muktamar NU yang akan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang.
Seusai pertemuan dengan Gus Yahya, Purbaya mengaku bahwa kedatangannya itu hanya sebatas bersilaturahmi.
BACA JUGA: NU Lampung Tak Mau Calon Ketum PBNU Memegang Jabatan Politik
"Silaturahmi. Jadi, saya sudah lama enggak ke NU, dulu waktu pengurus sebelumnya saya datang ke sini belum jadi menteri waktu itu, sekarang jadi menteri rupanya," ucap Purbaya.
Dia menuturkan juga melakukan diskusi terkait penguatan kolaborasi antara pemerintah dengan ormas.
BACA JUGA: Rembuk Warga NU Kritik Diplomasi Internasional PBNU, Singgung Humanitarian Islam
Ada beberapa program dari NU yang mungkin bisa didukung pemerintah karena tujuannya yang baik.
“Salah satu tujuannya adalah pengelolaan sampah jadi pupuk, bahan untuk menyehatkan tanah dan untuk bahan bangunan atau bahan board. Saya enggak tahu board PCB atau apa, tetapi yang jelas itu bagus," kata dia.
Eks Direktur Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu tak memungkiri bahwa dukungan tersebut bisa berbentuk bantuan dana.
Namun, dirinya juga masih akan mempelajari lebih jauh terkait dengan beberapa ide investasi yang ada.
"Jadi, kalau pemerintah bisa bantu itu, saya pikir akan bagus, sehingga proyeknya bisa berjalan lebih lancar,” tutur Purbaya.
“Tadi untuk ide-ide investasi kita akan pelajari, kalau memang bisa berjalan sesuai dengan pattern yang ada dan budgetnya terkendali, kita akan support apa yang dilakukan diinisiasi oleh NU," lanjutnya.
Di luar hal itu, Purbaya merasa senang bisa kembali datang ke Kantor Pusat PBNU. Menurut dia, gedung NU saat ini terlihat lebih terang dan modern.
"Kesan pertama saya, gedungnya sudah berubah sekarang, dulu agak kelam, gelap, sekarang terang beneran. Sudah gayanya modern semuanya. Jadi, saya senang sekali ke sini," katanya. (dit/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggota TNI AD Dibunuh Pakai Senjata Tajam
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi





Komentar (0)