Kongres II Garda Pemuda NasDem: Prananda Surya Paloh Tegaskan Pentingnya Sistem Meritokrasi

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pelaksanaan Kongres II Garda Pemuda NasDem yang digelar di Jakarta Utara menjadi momentum penting bagi organisasi sayap partai tersebut untuk memperkuat sistem meritokrasi melalui kaderisasi yang berjenjang dan berkelanjutan.

Garda Pemuda NasDem tidak sekadar melakukan evaluasi organisasi, tetapi juga mematangkan langkah strategis guna menyiapkan generasi pemimpin muda di masa depan.

Mengusung tema Pemuda Mandiri Bangsa Berdaulat, kongres ini menegaskan komitmen bahwa penempatan setiap kader di posisi strategis harus selalu didasarkan pada kapasitas kinerja serta proses kaderisasi yang jelas. Prinsip meritokrasi ini dinilai sebagai fondasi paling krusial dalam melahirkan sosok pemimpin yang mumpuni untuk mengisi berbagai jabatan, baik di rumpun lembaga legislatif maupun eksekutif.

Baca Juga :

Surya Paloh Optimistis NasDem Semakin Eksis dan Diterima Masyarakat


Ketua Umum Garda Pemuda NasDem, Prananda Surya Paloh, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian para kader muda yang kini telah menempati berbagai posisi penting di pemerintahan.

Saat ini, kader Garda Pemuda NasDem berhasil duduk sebagai anggota DPR RI, provinsi, kabupaten/kota, hingga pimpinan legislatif dan beberapa kepala daerah yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Ini merupakan pencapaian yang cukup membanggakan bagi kami semua, dan yang paling penting menunjukkan meritokrasi terus berjalan di Partai NasDem, ucap Prananda dikutip dari Primetime News, Metro TV, Kamis 23 Juli 2026.

Tantangan Bonus Demografi

Lebih lanjut, Prananda juga mengingatkan seluruh kadernya mengenai fenomena bonus demografi yang saat ini tengah dinikmati oleh Indonesia. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan sebuah peluang besar yang harus dikelola dengan sangat baik dan terukur.

Prananda menekankan bahwa jika peluang ini tidak dipersiapkan secara matang melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kepemimpinan generasi muda, maka bonus demografi justru berpotensi berubah menjadi tantangan yang membebani masa depan bangsa.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kakek Umar Beri Pelampung ke Cucu Sebelum KLM Nurul Salsa Tenggelam
• 9 jam lalu
0
thumb
Pramono Ungkit Peran PKB Saat Megawati Jadi Wapres Era Gus Dur
• 7 jam lalu
0
thumb
Keji! 3 Warga Sipil di Yahukimo Tewas Dibantai OPM Pimpinan Kopitua Haluka 
• 13 jam lalu
0
thumb
Perlintasan Liar di Kediri Ditutup Permanen KAI Daop 7 Madiun Usai Kecelakaan KA Dhoho
• 7 jam lalu
0
thumb
Jadwal SEA V Cup 2026, Kamis 23 Juli: Ada Big Match di Pool B, Timnas Voli Indonesia Libur
• 35 menit lalu
0
Berhasil disimpan.