Surya Paloh Tak Masalah Apa pun Model Pemilu 2029: Yang Penting Sportif

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, merespons pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang hingga kini masih berlanjut. Ia mengaku tidak mempemasalahkan apa pun model pemulihan atau sistem pemilu mendatang, selama kompetisi berlangsung secara sportif.

"Saya pikir (RUU Pemilu) ini masalah waktu saja barangkali, yang sedang mereka persiapkan sedemikian rupa. Kalau saya tidak salah, itu kan posisinya ada di Komisi II DPR RI. Nah, itu sedang dalam pembahasan ke arah sana," kata Surya Paloh kepada wartawan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Rabu (22/7/2026).

Paloh mengaku tak mempermasalahkan apa pun model maupun sistem pemilu nantinya. "Mengenai masalah tahapan pemilu, model, sistem, waktu, apakah tetap seperti apa yang pernah kita miliki, atau ada perubahan-perubahan, dan sebagainya," imbuh dia.

Baca juga: Surya Paloh Targetkan Suara NasDem Naik di Pemilu 2029, Ingatkan Ada Cobaan

Menurutnya, hal terpenting dari RUU Pemilu yang sedang dibahas adalah kemampuannya untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pemilu itu sendiri. Selain itu, ia berharap Pemilu 2029 mendatang dapat berlangsung lebih demokratis.

"Saya pikir yang paling penting adalah bagaimana agar pemilu ini lebih mampu meningkatkan kualitas dari pemilu itu sendiri. Itu yang paling pokok. Bukan hanya persyaratan legalitas formal bahwa kita menghasilkan pemilu, tetapi esensi yang kita peroleh dari pemilu ini adalah membangun kembali kekuatan demokrasi yang lebih kokoh di negeri ini," ujar Paloh.

Ia juga menekankan pentingnya junjung tinggi nilai sportivitas. Menurut Paloh, sebuah kompetisi politik akan menjadi sia-sia jika tidak digelar secara sportif oleh para peserta maupun penyelenggara.

"Nah, di sinilah saya selalu mengingatkan salah satu hal yang tidak boleh kita anggap biasa-biasa saja, yaitu sportivitas peserta dan penyelenggara pemilu. Jadi, kita siap dengan pertarungan apa pun dalam kompetisi. Namun, apa artinya kompetisi tersebut apabila kita tidak menghargai nilai-nilai sportivitas yang seharusnya berjalan?" tutur Paloh.




(maa/aik)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mantan Kepala BGN Nanik Bantah MBG Bermuatan Politik, Ungkap Alasan Mundur ke Prabowo
• 1 jam lalu
0
thumb
Usai Dilantik Prabowo, Sudaryono Langsung Rapat di Kantor BGN
• 16 jam lalu
0
thumb
Donny Ermawan, Wamenhan Yang Kini Rangkap Jabatan Jadi Gubernur URI
• 13 jam lalu
0
thumb
Yusril Temui Pimpinan Ormas Islam di MUI, Jelaskan Deportasi Abdul Karim Miqdad
• 10 jam lalu
0
thumb
Kompol Charles Bagaisar Lulus FBI National Academy, Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Session 298
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.