BEKASI, KOMPAS.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi meminta masyarakat tidak perlu khawatir debit air Kali Bekasi menyusut karena musim kemarau.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi Wiratma mengatakan debit air di bagian selatan Bendung Bekasi dan pasokan air masih dalam kondisi aman.
"Fenomena ini memang wajar terjadi dan tidak usah khawatir. Karena di sebelah selatan Bendung Bekasi masih aman dan masih ada air," kata Wiratma saat ditemui Kompas.com di Kantor BPBD Kota Bekasi, Rabu (22/7/2026).
Baca juga: Kali Bekasi Menyusut Imbas Kemarau, Warga Diminta Hemat Air
Dia menyatakan menyatakan hingga kini belum menerima laporan dari masyarakat terkait kekeringan sebagai dampak menyusutnya debit air Kali Bekasi selama musim kemarau.
KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA Kondisi debit air Kali Bekasi di Jalan Mayor Madmuin Hasibuan, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (22/7/2026), menyusut akibat musim kemarau. Surutnya air membuat dasar sungai dan tumpukan sampah yang sebelumnya tertutup aliran air terlihat di sejumlah titik bantaran sungai.
Wiratma mengatakan, penyusutan debit air yang terlihat di Kali Bekasi merupakan fenomena yang lazim terjadi setiap musim kemarau.
"Sampai saat ini di wilayah Kota Bekasi belum ada laporan dari masyarakat yang sumber airnya kering, atau pompa tidak keluar air. Kemarin sempat ada laporan, tapi itu gangguan pasokan dari PDAM Tirta Patriot," kata Wiratma.
Baca juga: Warga Keluhkan Bau Limbah saat Kali Bekasi Menyusut, Pemancing Justru Panen Ikan
Menurut dia, kondisi sungai yang tampak menyusut terjadi karena hujan tidak turun selama beberapa pekan terakhir.
Namun, cadangan air di Bendung Bekasi masih tersedia karena ditahan untuk memenuhi kebutuhan irigasi, suplai air baku PDAM, dan kebutuhan lainnya.
Meski belum ada laporan kekeringan, BPBD sempat menerima laporan terkait gangguan distribusi air dari PDAM Tirta Patriot.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD mengirimkan bantuan air bersih menggunakan dua unit mobil tangki.
"Kalau untuk PDAM cukup aman karena suplai air dari Kali Bekasi diambil dari Bendung Bekasi, dan juga ada intervensi dari Kalimalang," ujarnya.
Menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September atau Oktober, BPBD mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak agar cadangan air tanah tetap terjaga.
"Kalau biasanya mencuci kendaraan setiap hari, selama musim kemarau bisa dikurangi menjadi satu kali dalam seminggu," kata Wiratma.
Baca juga: Penganiayaan dan Penyekapan Pacar di Bekasi, Kekerasan Berulang karena Cemburu
BPBD juga menyiagakan armada distribusi air bersih apabila sewaktu-waktu ada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air.
Komentar (0)