Pantau - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menghormati keputusan Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena alasan kesehatan serta menilai pergantian pimpinan harus menjadi momentum perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komisi IX Tekankan Perbaikan Program MBGCharles menyampaikan doa agar Nanik segera pulih dan diberikan kelancaran dalam menjalani pengobatan.
Ia mengungkapkan, “Saya menghormati keputusan Ibu Nanik untuk mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Saya mendoakan agar beliau diberikan kelancaran dalam menjalani pengobatan dan segera pulih.”
Menurut Charles, pergantian pimpinan BGN tidak boleh dipandang sekadar pergantian figur, melainkan harus diikuti evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Ia menegaskan pemimpin BGN berikutnya harus mampu menata ulang program agar lebih tepat sasaran, aman, akuntabel, dan sesuai dengan kemampuan fiskal negara.
Charles mengungkapkan, “Yang terpenting bukan hanya siapa yang memimpin, tetapi apakah rakyat benar-benar mendapatkan manfaat dari program ini secara aman, efektif, dan berkelanjutan.”
Nanik Mundur karena Alasan KesehatanAsisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan Dirgayuza Setiawan mengonfirmasi Nanik telah mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjalani pengobatan jantung.
Dirgayuza mengungkapkan, "Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional."
Dalam pernyataan yang diunggah di media sosialnya, Nanik menjelaskan pengunduran dirinya berkaitan dengan rencana menjalani pengobatan jantung di luar negeri.
Nanik mengungkapkan, “Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui. Namun, saya diminta tetap ikut mengawasi BGN."





Komentar (0)