Bisnis Padel Masih Cuan? Ini Peluang, Risiko, dan Tips Memulainya

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Lapangan padel kini semakin mudah ditemukan di berbagai kota besar Indonesia. Popularitas olahraga yang memadukan tenis dan squash ini bukan hanya melahirkan komunitas baru, tetapi juga membuka peluang bisnis yang mulai dilirik banyak investor dan pelaku usaha.
 
Prospek bisnis padel dinilai masih terbuka lebar jika dikelola dengan strategi yang tepat. Pasalnya, olah raga yang kini hype ini menjadi tren gaya hidup sehat dan aktivitas sosial di kalangan masyarakat urban. Tak hanya menjadi olahraga, padel kini juga identik dengan tempat berkumpul, membangun relasi, hingga memperluas jaringan profesional. Peluang Bisnis Padel Masih Terbuka Lebar Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, kebutuhan akan fasilitas olahraga juga terus bertambah. Padel menjadi salah satu olahraga yang diuntungkan dari tren tersebut.
 
Popularitasnya juga terdongkrak media sosial. Banyak figur publik, atlet, hingga kreator konten yang rutin membagikan aktivitas bermain padel sehingga semakin banyak orang tertarik mencobanya.

Target pasar bisnis padel pun cukup luas, meliputi profesional dan pebisnis, komunitas olahraga,  ekspatriat, dan generasi muda. Kerap kali, perusahaan yang menggelar gathering atau kegiatan team building.
 
Sumber pendapatan bisnis ini juga beragam, mulai dari penyewaan lapangan, program membership, coaching, penyelenggaraan turnamen, hingga kolaborasi dengan berbagai merek.
  Baca juga: Padel for Hope: Saat Olahraga Jadi Cara Baru Buat Peduli Sesama Tantangan Bisnis Padel yang Perlu Diperhatikan Meski prospeknya menjanjikan, bisnis padel tetap memiliki sejumlah tantangan yang harus diperhitungkan sejak awal.
 
1. Modal investasi cukup besar
 
Pembangunan satu lapangan padel membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Biayanya bisa mencapai ratusan juta hingga lebih dari Rp1 miliar, tergantung lokasi dan spesifikasi fasilitas.
 
2. Biaya operasional dan perawatan
 
Lapangan, pencahayaan, sistem reservasi, hingga area tunggu harus selalu dalam kondisi prima agar pengalaman pelanggan tetap nyaman.
 
3. Edukasi pasar masih diperlukan
 
Padel masih tergolong olahraga baru di Indonesia. Karena itu, pemilik usaha perlu aktif mengenalkan aturan permainan, manfaat olahraga, hingga cara bermain kepada calon pelanggan.
 
4. Perizinan harus dipenuhi
 
Selain investasi, pelaku usaha juga wajib memastikan seluruh izin usaha dan bangunan telah sesuai dengan regulasi yang berlaku agar operasional berjalan lancar. Tips Memulai Bisnis Padel agar Berkembang Agar bisnis padel mampu bersaing di tengah semakin banyaknya pemain baru, beberapa strategi berikut bisa menjadi pertimbangan.
 
Bangun komunitas sejak awal
 
Komunitas menjadi aset penting dalam bisnis padel. Mengadakan sesi bermain rutin, kelas pemula, hingga mini turnamen dapat membantu meningkatkan loyalitas pelanggan.
 
Pilih lokasi strategis
 
Lokasi di dekat kawasan perkantoran, permukiman, atau pusat aktivitas masyarakat berpotensi meningkatkan tingkat kunjungan.
 
Gunakan sistem reservasi digital
 
Proses booking yang mudah dan pembayaran yang praktis akan meningkatkan kenyamanan pelanggan sekaligus mempercepat operasional bisnis.
 
Tingkatkan pengalaman pelanggan
 
Fasilitas yang bersih, ruang tunggu nyaman, hingga keberadaan kafe kecil dapat menjadi nilai tambah yang membuat pelanggan betah.
 
Sediakan program untuk semua level
 
Kelas pemula, coaching privat, hingga sesi sparring akan membantu menjangkau lebih banyak segmen pemain dan meningkatkan pendapatan.
 
Dengan strategi yang tepat, bisnis padel berpotensi menjadi salah satu sektor olahraga dan gaya hidup yang terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Peneguhan! Prabowo Minta TNI-Polri Untuk Setia: Kesulitan Rakyat Jadi Kesulitan Kita
• 5 jam lalu
0
thumb
Daftar UMR Yogyakarta 2026, Berapa Gaji Minimum DIY?
• 3 jam lalu
0
thumb
Sudaryono Dikabarkan Jadi Calon Kepala BGN Pengganti Nanik S Deyang
• 6 jam lalu
0
thumb
Lokasi PFII Belum Ditetapkan, Purbaya Pastikan tak Berada dalam KEK
• 6 jam lalu
0
thumb
Peringatan Dini BMKG 23 24 Juli 2026: Waspada Angin Kencang di 14 Provinsi
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.