EtIndonesia.com Kawasan Eropa Selatan sedang menghadapi musim kebakaran hutan yang semakin parah. Kebakaran hutan di Provinsi Guadalajara, Spanyol bagian tengah, telah memasuki hari kelima dan menjadi kebakaran terbesar di Spanyol sepanjang tahun ini. Badan meteorologi memperingatkan bahwa gelombang panas yang akan datang akan meningkatkan risiko kebakaran di sebagian besar wilayah negara tersebut.
Menurut laporan Reuters, kurang dari dua minggu lalu, kebakaran hutan di dekat Bedar, Provinsi Almeria, menewaskan 13 orang. Peristiwa itu juga menjadi salah satu kebakaran hutan paling mematikan di Spanyol dalam beberapa dekade terakhir.
Saat ini, kebakaran di La Mierla, Provinsi Guadalajara, telah melahap lebih dari 26.000 hektare lahan. Pada 20 Juli, pemerintah kembali mengevakuasi tiga kota kecil lainnya. Hingga saat ini, lebih dari 1.000 penduduk telah meninggalkan rumah mereka.
Presiden Pemerintah Daerah Castilla-La Mancha, Emiliano García-Page, mengatakan bahwa hampir 30 permukiman kini dikepung kobaran api, yang menunjukkan besarnya tantangan yang dihadapi para petugas pemadam kebakaran.
Badan Meteorologi Nasional Spanyol (AEMET) menyatakan bahwa gelombang panas ketiga tahun ini diperkirakan akan berlangsung setidaknya hingga 23 Juli. Suhu di sebagian besar wilayah pedalaman tenggara diperkirakan akan melampaui 40°C, sehingga meningkatkan risiko kebakaran hutan ke tingkat sangat ekstrem.
Seiring bergeraknya massa udara panas dan kering dari Afrika ke arah utara, suhu di beberapa wilayah diperkirakan dapat mencapai 42–44°C sebelum 23 Juli. AEMET juga memperingatkan kemungkinan terjadinya badai petir kering (dry thunderstorm) di kawasan pegunungan timur, yang dapat memicu kebakaran baru.
Tahun ini, Spanyol menjadi negara Uni Eropa yang paling terdampak oleh kebakaran hutan. Berdasarkan data dari layanan pemantauan kebakaran hutan Copernicus Climate Change Service (C3S), sepanjang tahun 2026 telah terjadi kebakaran yang menghanguskan sekitar 104.423 hektare lahan di Spanyol, jauh lebih luas dibandingkan Prancis, yang mencatat sekitar 41.781 hektare lahan terbakar.
Sumber : NTDTV.com






Komentar (0)