Mundur dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Singgung Pemilu 2029

liputan6.com
5 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang membantah program Makan Bergizi Gratis (MBG) disiapkan untuk Pemilihan Umum 2029. Nanik menegaskan bahwa dirinya tahu persis Program MBG digulirkan oleh Presiden Prabowo Subianto bukan untuk tujuan politis seperti yang dituduhkan sebagian masyarakat, melainkan sebagai program untuk intervensi gizi anak agar tumbuh menjadi generasi emas dan menjaga kesehatan mereka.

"Kalau untuk tujuan politis, yang sekarang mayoritas penerima manfaat kan anak-anak balita sampai SD, tiga tahun lagi 2029, mereka belum nyoblos. Jadi, kalau ada yang bilang 82 juta penerima manfaat itu untuk Pemilu 2029, mohon diluruskan pemikiran itu agar kita bersama-sama bisa menerima Program MBG sebagai program mulia untuk memperbaiki masa depan generasi kita," ujar dia sebagaimana dikutip dari media sosial resmi Facebook Nanik Sudaryati Deyang di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Advertisement

Dia menegaskan, efek ganda dari Program MBG juga bisa menggerakkan ekonomi bawah atau ekonomi masyarakat dengan banyaknya serapan dari petani dan peternak lokal.

"Terbukti kemarin tiga minggu libur sekolah dan MBG libur, petani dan peternak mengeluh karena hasil pertanian dan peternakan mereka tidak terserap dan harganya jatuh," lanjutnya.

Dia menegaskan, meski hanya menjabat sebagai Kepala BGN selama kurang dari dua bulan, dirinya sudah meletakkan dasar-dasar untuk perbaikan ke depan Program MBG, termasuk mengganti pejabat eselon 1 di lingkungan BGN.

 

Sementara itu, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan Dirgayuza Setiawan juga mengkonfirmasi mundurnya Nanik dari jabatan Kepala BGN karena alasan kesehatan.

"Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ujar Yuza.

Dia mengatakan bahwa dalam waktu sekitar satu setengah bulan memimpin BGN, Nanik telah membongkar berbagai persoalan dan meletakkan sejumlah fondasi reformasi.

Beberapa langkah yang dilakukan Nanik antara lain mengevaluasi hampir 28.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mengklasifikasikan 3.000 dapur berdasarkan standar mutu, menghentikan ekspansi dapur di wilayah jenuh. Dikutip dari Antara.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperpanjang 3 Hari, Pencarian Terkendala Cuaca Ekstrem
• 1 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Targetkan Sertifikasi 1,5 Juta Rumah MBR hingga 2026
• 6 jam lalu
0
thumb
Nanik Sudaryati Deyang Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
• 8 jam lalu
0
thumb
Ratusan Kader dan Anggota Hadiri Kongres II Garda Pemuda NasDem
• 4 jam lalu
0
thumb
Kwak Dong Yeon Umumkan Jadwal Keberangkatan Wajib Militer
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.