Grid.ID - Kepergian komedian Temon masih meninggalkan duka bagi Abdel Achrian. Namun, setelah satu pekan berlalu, ia mulai lebih ikhlas menerima kepergian sahabatnya.
Komedian yang akrab disapa Cing Abdel ini mengatakan rasa ikhlas sudah ia miliki sejak awal. Kini, kesedihan yang ia rasakan mulai tergantikan oleh kenangan-kenangan indah bersama Temon.
"Kalau ikhlas mah udah ikhlas ya dari awal juga, cuma emang sekarang lagi suasana apa ya, dibilang sedih banget gak cuma kenangan-kenangan, lucu-lucunya kenangan sama Temon gitu," kata Abdel Achrian saat ditemui di Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).
Pada awal kepergian Temon, Abdel mengaku masih sering merasa sesak. Perasaan itu muncul setiap kali ia mengingat sahabatnya tersebut.
Sekarang, Abdel mulai bisa mengenang Temon dengan perasaan yang lebih ringan. Bahkan, ia sudah bisa tertawa saat mengingat kejadian-kejadian lucu yang pernah mereka alami bersama.
"Kalau diinget-inget emang kalau kemarin-kemarin masih suka sesek gitu kalau inget-inget, sekarang udah lebih bisa ngetawain kejadian-kejadian waktu-waktu lalu lah gitu," tuturnya.
Abdel mengatakan hampir semua kenangannya dengan Temon terasa lucu. Baginya, Temon memang sosok yang selalu membawa tawa.
"Kayaknya semua ya, semua kenangan bareng Temon itu lucu terus. Dia emang lucu terus jadi ya inget-ingetnya semua aja lah," kenang Abdel.
Abdel juga mengaku sangat terkejut saat mendengar kabar duka itu. Sebab, saat Temon meninggal dunia, ia sedang berada di luar negeri untuk bekerja.
Karena tidak berada di lokasi, Abdel mengaku tidak memiliki firasat apa pun. Ia pun tidak sempat mendapat pesan atau tanda apa pun dari sahabatnya itu.
"Firasat-firasat sama Temon gak ada, karena gue juga kan gak ada di situ pada saat Temon dipanggil Tuhan, jadi gak ada titip-titipan, nggak ada firasat, gak ada hal-hal yang menuju-menuju ke sanalah gitu, makanya kaget," pungkasnya.
Diketahui, komedian senior Simson Rarameha Ngadang alias Temon meninggal dunia pada Minggu, 12 Juli 2026 pukul 08.42 WIB di usia 59 tahun. Jenazahnya dimakamkan keesokkan harinya di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Temon meninggal dunia akibat serangan jantung. Ia sempat mengeluhkan nyeri dada hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit dan mengembuskan napas terakhirnya beberapa saat setelah tiba di rumah sakit. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)