Prabowo: Sumpah Perwira Bukan Seremoni, Kesulitan Rakyat Adalah Kesulitan TNI-Polri

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa makna menjadi seorang perwira TNI maupun Polri tidak berhenti pada prosesi pelantikan atau pengucapan sumpah jabatan.

Seorang perwira, kata Prabowo, harus hadir di garis depan ketika rakyat menghadapi kesulitan dan menjadikan kepentingan bangsa sebagai panggilan utama dalam setiap pengabdian.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat melantik 1.177 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI dan Polri dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tahun 2026 di Halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa status sebagai perwira bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan amanah yang menuntut keberanian untuk selalu berada bersama rakyat, terutama pada saat negara menghadapi berbagai tantangan.

“Saya bangga karena saudara-saudara telah belajar satu hal yang paling penting menjadi perwira berarti hadir ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan. Itulah makna pengabdian yang sesungguhnya,” ujar Prabowo.

Dia mengapresiasi keterlibatan para Capaja dalam berbagai operasi kemanusiaan sebelum resmi dilantik sebagai perwira.

Menurutnya, pengalaman terjun langsung membantu masyarakat terdampak bencana menjadi bekal penting untuk membangun karakter kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat.

“Saya gembira bahwa angkatan ini terlibat langsung dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Kita adalah tentara dan polisi rakyat. Kesulitan rakyat akan menjadi kesulitan saudara,” katanya.

Prabowo juga mengingatkan bahwa sumpah yang diucapkan para perwira baru memiliki konsekuensi moral yang besar.

Sumpah tersebut, menurutnya, bukan sekadar rangkaian kata dalam sebuah upacara, tetapi janji suci yang harus dipegang sepanjang masa pengabdian.

“Hari ini kalian telah mengucapkan sumpah. Sumpah itu bukan sekadar rangkaian kata. Itu adalah janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, janji kepada bangsa, janji kepada negara, janji kepada seluruh rakyat Indonesia. Pegang teguh sumpah yang telah saudara ucapkan,” tegasnya.

Dalam arahannya, Kepala Negara kembali menekankan pentingnya loyalitas terhadap ideologi negara, konstitusi, dan keutuhan NKRI.

Namun, di atas segalanya, ia meminta para perwira muda menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas tertinggi dalam setiap keputusan dan tindakan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Lightplus by Wardah Hadirkan Lightperience Picnic, Tempat Recharge ala Gen Z
• 1 jam lalu
0
thumb
Kwak Dong Yeon Umumkan Jadwal Keberangkatan Wajib Militer
• 2 jam lalu
0
thumb
Termasuk Argentina, Portugal, dan Spanyol, 6 Negara Otomatis Lolos ke Piala Dunia 2030
• 2 jam lalu
0
thumb
Viral SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Selama Dua Tahun, Pramono: Segera Kami Tangani
• 11 jam lalu
0
thumb
Pria yang Aniaya dan Sekap Pacar di Bekasi DItangkap, Pelaku Diduga Cemburu
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.