Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyematkan tanda pangkat kepada empat penerima penghargaan bintang Adhi Makayasa (lulusan terbaik) pada Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.
Berdasarkan pantauan dari tayangan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Presiden nampak menyematkan tanda pangkat pada masing-masing bahu penerima Bintang Adhi Makayasa.
Adapun keempat penerima penghargaan Bintang Adhi Makayasa tersebut, yakni Sermatar Calvin Tidar Sakti dari Akademi Militer, Sermatar (P) Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra dari Akademi Angkatan Laut, Sermatar Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman dari Akademi Angkatan Udara, dan Brigtar Harindra Arsandho Tegarbaja dari Akademi Kepolisian.
Penghargaan bintang Adhi Makayasa ini adalah penghargaan tahunan bagi lulusan terbaik bagi setiap matra TNI dan Polri, yakni matra darat dari Akademi Militer Magelang, matra laut dari Akademi Angkatan laut Surabaya, matra udara dari Akademi Angkatan Udara Yogyakarta, dan matra kepolisian dari Akademi Kepolisian Semarang.
Penghargaan itu menjadi simbol keunggulan dan dedikasi para taruna dalam menempuh pendidikan militer dan kepolisian. Adhi Makayasa sendiri memiliki arti harfiah sebagai prestasi terbaik atau pencapaian tertinggi.
Penghargaan bintang Adhi Makayasa diberikan kepada lulusan terbaik Akademi TNI dan Polri yang secara seimbang dinilai mampu menunjukkan prestasi terbaik di tiga aspek yaitu aspek akademis, jasmani, dan kepribadian atau mental.
Setelah penyematan pangkat, Presiden memimpin pengambilan sumpah dan menyampaikan amanat kepada seluruh perwira remaja TNI dan Polri.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan Upacara Prasetya Perwira merupakan agenda kenegaraan tahunan sebagai penanda berakhirnya pendidikan taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian sebelum menjalankan tugas sebagai perwira pertama.
"Sejak 2017, upacara ini kembali diselenggarakan di halaman Istana Merdeka, Jakarta," kata Prasetyo.
Baca juga: Presiden Prabowo lantik 1.177 perwira TNI-Polri di Istana Merdeka
Berdasarkan pantauan dari tayangan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Presiden nampak menyematkan tanda pangkat pada masing-masing bahu penerima Bintang Adhi Makayasa.
Adapun keempat penerima penghargaan Bintang Adhi Makayasa tersebut, yakni Sermatar Calvin Tidar Sakti dari Akademi Militer, Sermatar (P) Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra dari Akademi Angkatan Laut, Sermatar Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman dari Akademi Angkatan Udara, dan Brigtar Harindra Arsandho Tegarbaja dari Akademi Kepolisian.
Penghargaan bintang Adhi Makayasa ini adalah penghargaan tahunan bagi lulusan terbaik bagi setiap matra TNI dan Polri, yakni matra darat dari Akademi Militer Magelang, matra laut dari Akademi Angkatan laut Surabaya, matra udara dari Akademi Angkatan Udara Yogyakarta, dan matra kepolisian dari Akademi Kepolisian Semarang.
Penghargaan itu menjadi simbol keunggulan dan dedikasi para taruna dalam menempuh pendidikan militer dan kepolisian. Adhi Makayasa sendiri memiliki arti harfiah sebagai prestasi terbaik atau pencapaian tertinggi.
Penghargaan bintang Adhi Makayasa diberikan kepada lulusan terbaik Akademi TNI dan Polri yang secara seimbang dinilai mampu menunjukkan prestasi terbaik di tiga aspek yaitu aspek akademis, jasmani, dan kepribadian atau mental.
Setelah penyematan pangkat, Presiden memimpin pengambilan sumpah dan menyampaikan amanat kepada seluruh perwira remaja TNI dan Polri.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan Upacara Prasetya Perwira merupakan agenda kenegaraan tahunan sebagai penanda berakhirnya pendidikan taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian sebelum menjalankan tugas sebagai perwira pertama.
"Sejak 2017, upacara ini kembali diselenggarakan di halaman Istana Merdeka, Jakarta," kata Prasetyo.
Baca juga: Presiden Prabowo lantik 1.177 perwira TNI-Polri di Istana Merdeka






Komentar (0)